TANJUNG SELOR - Usaha tak akan menghianati hasil. Terbukti dengan kerja keras pemerintah bersama mitranya dalam penanganan stunting di Kalimantan Utara (Kaltara) yang berbuat manis.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar Tarakan, kasus stunting di Kaltara yang beberapa tahun lalu berada di angka sekitar 33 persen, kini sudah turun menjadi 14 persen.
Kondisi ini terungkap saat rapat antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara Hasan Saleh dengan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.
"Penanganan stunting ini perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk juga dengan pihak perusahaan," ujar Wagub Ingkong saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/2025).
Untuk lebih menurunkan angka stunting di Kaltara ini, Wagub Ingkong berharap dukungan dari pihak perusahaan bisa lebih dioptimalkan dengan memberi bantuan kebutuhan untuk penanganan stunting, seperti susu, telur dan lain sebagainya.
"Untuk mengatasi stunting ini, cukup kita intens selama 6 bulan. Tentunya dengan pemenuhan gizi itu tadi, mereka bisa bantu, seperti telur, susu, beras dan lainnya," kata Politisi Partai Hanura ini.Baca Juga: Dugaan Keracunan Murid SMAN 1 Tanjung Selor, Dinkes Tunggu Hasil Uji BPOM
Kendati demikian, Wagub Ingkong berharap agar data stunting di Kaltara dapat betul-betul akurat, termasuk pemetaan kasus stunting itu dapat dilakukan mulai dari tingkat bawah.
"Itu untuk penanganan stunting. Tapi untuk berkelanjutan, itu justru di sosialisasi serta penyuluhannya, supaya jangan ada lagu anak-anak kita yang nikah di usia dini," kata Wagub Ingkong.
Menurutnya, pernikahan di usia dini menjadi salah satu penyumbang terjadinya stunting. Ini karena mental mereka belum siap, sehingga cenderung bayi yang dilahirkan itu tidak terawat.
"Termasuk mereka juga tidak menjaga kesehatan janin mereka. Mungkin mereka merasa masih remaja sehingga makannya tidak diatur. Padahal ada makanan bergizi yang memang dibutuhkan sejak anak masih dalam kandungan," pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim