TANJUNG SELOR - Bicara kursi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang saat ini kosong, tentu ada beberapa pertanyaan yang muncul, salah satunya soal siapa calon kuat.
Saat ini, beberapa tahapan selesai sudah dijalankan hingga yang terakhir dilakukan itu adalah wawancara sejumlah peserta selsai oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang sesuai jadwal dilaksanakan di Jakarta pada 14 September 2025 lalu.
Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman dari Pansel mengenai hasil dari seleksi tersebut.
Dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp-nya terkait hal itu, Ketua Timsel Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekprov Kaltara, Tomsi Tohir belum ada jawaban.
Terpisah, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan belum ada menerima hasil dari Pansel.
"Belum," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang menegaskan bahwa Gubernur tidak ada intervensi dalam pelaksanaan Selter JPT Madya Sekprov Kaltara ini.
"Silakan berkompetisi dengan baik, yang mana memiliki nilai yang tertinggi, itu yang akan masuk tiga besar," jelas Gubernur Zainal.
Artinya, semua peserta Selter JPT Madya Sekprov Kaltara ini memiliki peluang yang sama. Tentunya, semua proses seleksi dan aturan harus diikuti sebagaimana yang sudah ditetapkan.
"Jangan sampai ada satu kegiatan yang tidak diikuti. Nanti semua nilai akan masuk semua, setelah itu baru diambil rangking satu sampai tiga," tegasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim