TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menegaskan pentingnya peran aktif camat, kepala desa (kades) dan lurah dalam menggali potensi pajak daerah.
Menurutnya, para pemimpin wilayah tersebut adalah ujung tombak pemda yang paling memahami kondisi, dinamika dan peluang di lapangan.
Ia meminta perhatian khusus kepada seluruh camat dan kades dan lurah di Bulungan agar lebih peduli dan proaktif terhadap setiap aktivitas yang berpotensi menjadi objek pajak daerah.
"Mereka yang paling tahu dan memahami dinamika di wilayah," kata Syarwani.
Oleh karena itu, ia minta agar lebih peduli dan aktif melaporkan potensi pajak yang ada. Syarwani mencontohkan sejumlah potensi pajak yang harus menjadi perhatian, seperti aktivitas penimbunan tanah, penambangan atau pengambilan pasir, sirtu, batu gunung, batu kali hingga material galian C lainnya.
Ia menginstruksikan agar setiap kegiatan tersebut segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti oleh pemda.
"Selain sektor pertambangan material, Bupati juga menyoroti potensi pajak restoran, hotel dan rumah makan di tingkat desa maupun kelurahan," ungkapnya.
Menurutnya, setiap pembangunan baru atau pengembangan usaha yang memiliki potensi pajak diminta untuk segera dilaporkan.
“Libatkan Babinkamtibmas dan Babinsa di wilayah masing-masing untuk membantu memantau dan memberikan informasi terkait potensi pajak dan retribusi,” bebernya.
Syarwani menekankan, sinergi antar Pemda Bulungan, aparat desa dan keamanan akan memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).
"Ini akan berdampak langsung pada kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim