TANJUNG SELOR – Permasalahan di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini masih sangat kompleks.
Salah satunya di wilayah Krayan, Nunukan. Selain infrastruktur jalan dan jembatan, ketersediaan listrik juga sempat menjadi masalah bagi masyarakat perbatasan RI-Malaysia tersebut.
Untuk mengatasi persoalan listrik tersebut, PLN mengambil langkah konkret dengan mengoperasikan mesin baru dengan kapasitas 125 KVA.
“Penyediaan listrik di Krayan yang selama ini sering mengalami gangguan, itu sudah ada tindak lanjut sesuai dengan pertemuan Pak Gubernur dengan GM PT PLN Kaltimra beberapa waktu lalu,” ujar Yosua Batara,
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Jumat (8/8/2025).
Tak hanya dengan GM PT PLN Kaltimra, saat bertemu dengan Manajer PLN Kaltara, Gubernur Kaltara juga meminta agar daerah Krayan diperhatikan dengan kondisi yang ada saat ini.
“Kemarin PLN sudah mendapatkan mesin, itu sudah dibawa ke Krayan. Kapasitasnya 125 KVPA dan itu sudah beroperasi,” kata Yosua.
Dengan adanya mesin baru ini, diharapkan gangguan terkait ketersediaan listrik di Krayan selama ini dapat segera teratasi.
“Mudah-mudahan ganguan yang selama ini terjadi di Krayan, seperti adanya pemadaman listrik, itu dapat teratasi,” sebut Yosua.
Pastinya, penambahan mesin ini dinilai sudah sesuai dengan kebutuhan atau beban listrik masyarakat di Krayan. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim