TANJUNG SELOR - Smelter aluminium di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan diproyeksikan akan mulai beroperasi pada 2026 mendatang.
Untuk itu, Pemda Bulungan mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten.
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, kawasan industri seluas 9.100 hektare (ha) itu diproyeksikan menyerap hingga 60-100 ribu tenaga kerja. Pemda Bulungan pun mulai bersiap dalam menyiapkan SDM lokal yang kompeten.
"Insyaallah tahun depan sudah mulai produksi awal untuk smelter aluminium di kawasan industri. Target kapasitasnya sangat besar,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Rabu (9/7).
Namun, kata dia, peluang besar ini hanya bisa diraih jika daerah mampu menyediakan tenaga kerja yang kompeten. Untuk itu, ia meminta seluruh perangkat daerah, dunia pendidikan dan lembaga pelatihan agar bersinergi mempersiapkan generasi muda Bulungan.
“Sekali lagi, kapasitas dan kompetensi SDM lokal harus disiapkan sejak dini. Kalau tidak, peluang ini bisa lewat begitu saja,” ungkapnya.
Dengan geliat industri besar yang akan hadir, Bulungan diyakini tidak hanya akan menjadi pusat ekonomi baru di Kalimantan Utara, tetapi juga rumah bagi transformasi SDM lokal menuju dunia kerja yang kompetitif dan berdaya saing.
“Kita ingin anak-anak Bulungan terlibat, bukan hanya jadi penonton. Ini kesempatan yang tidak datang dua kali,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim