Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Infrastruktur Jalan dan Penataan Pasar Induk Jadi Prioritas 2025, Penanganan Sanitasi dan Sampah Masih Menjadi PR

Fijai RT • Senin, 30 Juni 2025 | 18:26 WIB
PIJAI/RADAR TARAKAN PENATAAN PASAR: Aktivitas pedagang di Pasar Induk, Tanjung Selor.
PIJAI/RADAR TARAKAN PENATAAN PASAR: Aktivitas pedagang di Pasar Induk, Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan menegaskan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur jalan, khususnya di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor. Hal itu disampaikan, Bupati Bulungan, Syarwani.

Kepada Radar Kaltara, Syarwani menyatakan bahwa anggaran untuk penanganan jalan tersebut sudah dialokasikan pada tahun 2025.

“Tahun ini kita mulai penanganan infrastruktur jalan di kawasan belakang pasar dan saya optimis pengerjaannya tidak akan memakan waktu lama. Ini menjadi salah satu prioritas utama kami,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (30/6).

Selain fokus pada pembangunan jalan, Pemda Bulungan juga terus berupaya meningkatkan tata kelola kebersihan di sekitar Pasar Induk, termasuk penanganan sanitasi dan pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah.

“Penanganan sanitasi dan kebersihan di kawasan pasar tetap menjadi perhatian kami. Ini bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan pasar yang nyaman dan sehat,” tegasnya.

Meski demikian, Syarwani mengakui bahwa untuk saat ini revitalisasi bangunan pasar induk belum dapat direalisasikan. Hal ini disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

“Sampai saat ini kita belum sampai pada tahap kapitalisasi bangunan. Fokus kita masih pada infrastruktur dasar yang ada di lingkungan pasar saat ini. Ke depan, penataan dan perbaikan bangunan tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia menambahkan, revitalisasi fisik pasar induk, termasuk perbaikan pagar dan bangunan yang sudah berusia sekitar 25 tahun, direncanakan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Insyaallah, dalam waktu satu sampai dua tahun ke depan kita bisa mulai melakukan perbaikan fisik pasar, termasuk bangunan yang sudah lama," ujarnya.

Lebih lanjut, Syarwani mengungkapkan bahwa masterplan pasar induk sudah direvisi untuk menyesuaikan dengan perkembangan kawasan yang ada, termasuk bangunan baru yang tumbuh di sekitar pasar.

“Masterplan sudah kita sesuaikan dengan kondisi saat ini. Namun, penataan tetap berada dalam batas wilayah pasar induk yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#sampah #sanitasi #kaltara #infrastruktur jalan #Penataan Pasar Induk #tanjung selor #bulungan