TANJUNG SELOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan bersama sejumlah instansi terkait menggelar patroli gabungan di wilayah pantai dan pesisir Kampung Tias, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan, Sabtu (21/6) malam.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki akses terbuka terhadap lalu lintas orang dan barang.
Dalam dialog bersama warga, Ketua RW 005 Kampung Tias, Asgar, mengusulkan pendirian pos keamanan di wilayahnya. Ia menilai keberadaan pos sangat diperlukan untuk menekan potensi kriminalitas seperti peredaran minuman keras dan narkoba yang kian meresahkan warga.
"Sekarang, botol miras banyak ditemukan. Kami sudah usulkan pembangunan pos keamanan, tapi belum ada tindak lanjut,” kata Asgar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Bulungan, Dharmawan, mengakui pentingnya kehadiran pos keamanan, terlebih di wilayah pesisir seperti Tias yang memiliki mobilitas keluar masuk orang cukup tinggi.
“Saya belum menerima laporan apakah di sini (Tias) sudah ada pos atau belum. Tapi keberadaan pos sangat penting untuk mendeteksi dini potensi kriminalitas,” tegas Dharmawan.
Ia juga menyinggung situasi darurat narkoba di Kalimantan Utara. Berdasarkan rapat yang digelar sebelumnya di Tarakan, tercatat ada sekitar 13.800 pengguna narkoba di Kaltara.
“Angka itu menunjukkan situasi sudah darurat. Maka, saya imbau masyarakat siaga, terutama terhadap pendatang. Jangan sampai lingkungan kita menjadi titik rawan peredaran narkoba,” tambahnya.
Kesbangpol memastikan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat keamanan dan pemerintah desa untuk merespons aspirasi warga, termasuk kemungkinan pendirian pos keamanan terpadu di wilayah tersebut.
"Kita sudah ada kerja sama. Nanti akan kami tindalanjuti," pungkasnya. (jai/har)