TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki potensi yang luar biasa besar, mulai dari sektor perikanan dan kelautan, pertanian hingga perkebunan dan pertambangan.
Hal ini yang kemudian menarik niat investor untuk masuk berinvestasi ke provinsi ke-34 Indonesia ini. Terbaru yang menyatakan minat untuk berinvestasi di Kaltara adalah investor dari Korea.
Penatakelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani mengatakan, salah satu yang menarik minat investor Korea di Kaltara ini adalah investasi di sektor hilirisasi.
“Mereka (investor Korea) ingin melakukan pengolahan hasil perikanan. Itu mereka melihat produk perikanan kita di Kaltara ini cukup banyak, baik itu ikan, udang, kepiting maupun yang lainnya,” ujar Rahman kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi belum lama ini.
Menurutnya, minat investasi dari investor Korea ini tentu menjadi peluang yang sangat baik bagi Kaltara, karena selama ini dapat dilihat bersama bahwa banyak ekspor hasil perikanan dari Kaltara yang masih dalam bentuk produk mentah.
“Jadi ini akan menjadi peluang yang bagus jika mereka hadir di Kaltara dengan hilirisasi-nya,” kata Rahman.
Untuk secara teknisnya seperti apa, ia mengatakan bahwa pihak investor sudah ada mendapatkan gambaran dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltara.
Ke depannya tinggal menunggu seperti apa kesepakatan dengan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang.
“Nanti kita akan turunkan juga ke bupati dan wali kota, seperti apa respons mereka. Pastinya kalau kita lihat Korea ini ingin cepat, makanya kita nanti akan ada semacam surat minat yang akan ditandatangani, setelah itu batu MoU (Memorandum of Understanding),” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim