TANJUNG SELOR - Setelah vakum selama sembilan tahun dari kancah balap internasional, pembalap asal Bulungan, Kalimantan Utara, Muhammad Febriansyah, kembali mencatatkan namanya di ajang bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025.
Febri—sapaan akrabnya, akan turun di kelas Underbone 150cc (UB150), kelas yang dikenal paling kompetitif di Asia.
Seri pembuka berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (26–27 April 2025), yang merupakan sirkuit berstandar MotoGP.
Febri tiba di Thailand sejak 20 April lalu dan telah mengikuti sesi free test sekali dari tiga kali. Dalam sesi pertama tersebut, ia menempati posisi ke-11 dari total 26 pembalap.
“Masih adaptasi dengan sirkuit. Tapi secara keseluruhan motor sudah siap, tinggal penyesuaian pembalap,” kata Abdul Kifli, sang ayah yang turut mengawal di Thailand, Kamis (24/4).
Febri bernaung di tim One For All, tim balap multinasional asal Jepang yang menaungi lima pembalap beda negara, khusus UB 150 Febri dan rider Thailand.
Mekanik tim berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Jepang. Untuk ARRC kali ini, ia didampingi oleh satu manajer dan satu mekanik dari Indonesia.
Persiapan matang selama dua bulan terakhir dilakukan di sirkuit Bulungan serta latihan fisik intensif.
Target realistis di seri pembuka adalah masuk 10 besar, mengingat ini adalah comeback perdana Febri sejak terakhir kali tampil di level Asia sembilan tahun lalu.
Meski baru turun di kelas UB150, Febri bukan nama baru. Ia pernah mengharumkan nama Indonesia lewat prestasi di kelas 250cc, dengan raihan podium satu, dua, dan tiga di berbagai seri Asia Road Racing.
Partisipasi Febri di ARRC 2025 mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Utara dan Pemprov Kaltara. Kifli menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan support yang diberikan.
“Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur dan Pemprov Kaltara atas dukungan penuh kepada Feri. Kami juga mohon doa dan dukungan masyarakat Kaltara, semoga bisa meraih hasil terbaik,” tutupnya.
Muhammad Febriansyah lahir di Tanjung Selor, 19 Februari 1999. Ia merupakan anak dari pasangan Abdul Kifli dan Yuniar Aspiati.(ana)
Editor : Azwar Halim