TANJUNG SELOR - Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan menetapkan kuota haji prioritas lanjut usia (lansia) sebanyak dua jamaah. Hal itu disampaikan Kepala Kemenag Bulungan, H. Muhammad Ramli.
Kepada Radar Kaltara, Ramli mengatakan, tahun ini kuota haji prioritas lansia sebanyak dua jamaah. Keduanya, masuk kategori risiko tinggi (risti).
"Usianya di atas 65 tahun. Jadi, masuk kuota prioritas haji tahun ini," kata Ramli kepada Radar Kaltara, Rabu (5/3).
Secara keseluruhan, sambung Ramli, kuota haji Bulungan 2025 sebanyak 84 jamaah. Dengan rincian, 81 jamaah haji biasa, dua haji lansia dan satu petugas haji daerah (PHD).
"Jadi, total kuota tahun ini sebanyak 84 jamaah," ungkapnya.
Berdasarkan Surat Nomor : B -04045/DJ/Dt.II.II.1/HJ.00/02/2025 tentang Daftar Nama Jemaah Haji Reguler Masuk Alokasi Kuota 1446 H/2025 M. Daftar jamaah haji diputuskan dalam dua kriteria. Pertama, CJH masuk alokasi kuota tahun berjalan. Kedua, prioritas jamaah haji lansia.
"Ada beberapa kriteria jamaah haji yang masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan," bebernya.
Diantarannya, berusia paling rendah 18 tahun. Belum pernah menunaikan ibadah haji atau sudah pernah menunaikan ibadah haji paling singkat 10 tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir pada tahun 1436 Hijriah/2015 Masehi kecuali pembimbing KBIHU bersertifikat.
"Untuk prioritas jamaah haji reguler lanjut usia. Secara sistem berdasarkan urutan usia tertua di masing-masing provinsi. Terdaftar sebagai jemaah haji paling sedikit 5 tahun atau telah terdaftar sebagai jamaah haji sebelum tanggal 3 Mei 2020," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim