TANJUNG SELOR – Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltara terus melakukan pemantauan terhadap stok dan harga sembako di pasaran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan agar tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar.
Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltara AKBP Kiki Firmansyah Effendi mengatakan, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltara bersama jajaran polres dan polresta di wilayah Kaltara serta stakeholder terkait akan terus berkolaborasi melakukan pengawasan di lapangan.
“Pantauan di lapangan, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan,” kata Kiki kepada Radar Kaltara, Minggu (2/3).
Salah satunya, cabai rawit dari Rp 110 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 140 ribu per kg. Namun demikian, saat ini sudah mulai turun.
“Tetapi pemantauan ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pedagang serta pemerintah daerah untuk memastikan harga sembako tetap terkendali.
“Kami mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang demi menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta agar lebih pro aktif memantau kondisi bahan pokok di pasaran. Serta melaporkan jika ada temuan di lapangan yang di luar kewajaran.
"Ada hal yang tidak wajar, masyarakat silakan melapor,” pungkasnya. (jai/har)