TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki potensi yang cukup besar di berbagai bidang, mulai dari bidang energi hingga pertanian dan perikanan.
Melihat hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melakukan langkah konkret dengan ‘jualan’ potensi investasi yang berkaitan atau sesuai dengan target Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto pada gelaran Borneo Investmen Forum (BIF) 2024.
Adapun potensi yang akan dipromosikan di BIF 2024 itu sedikitnya ada tiga proyek, pertama itu terkait dengan pembuatan pakan ikan, serta fish oil.
Kemudian investasi untuk kapal penangkapan ikan yang langsung bisa cool stored atau pembekuan di atas kapal, serta potensi industri pengelolaan CPO menjadi barang jadi.
“Tiga proyek ini yang ditawarkan dalam kegiatan BIF 2024 tersebut,”
ujar Rahman, Penatakelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara kepada Radar Tarakan beberapa waktu lalu.
Rahman menyebutkan, nilai investasi dari tiga proyek ini diperkirakan lebih kurang Rp 300 miliar. target dari Pemprov Kaltara di sini adalah bagaimana investasi di sektor perikanan dan pertanian ini bisa segera terealisasi.
“Karena proyek ini sangat menguntungkan, juga sangat bagus sesuai dengan isu sekarang ini, yaitu bagaimana kita meningkatkan pangan guna mengejar target swasembada pangan,” tuturnya.
Pastinya, isu terkait dengan pangan ini merupakan salah satu isu yang ‘seksi’ untuk dijadikan jualan daerah. Maka dari itulah Pemprov Kaltara mendorong supaya investasi terkait dengan sektor pertanian dan perikanan ini bisa masuk ke Kaltara. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim