Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dispar Kaltara Kampanyekan Pengurangan Plastik

Radar Tarakan • Sabtu, 21 September 2024 | 09:38 WIB
JAGA LINGKUNGAN: Dispar Kaltara mengampanyekan pengurangan sampah plastik pada event Benuanta Fest 2K24.
JAGA LINGKUNGAN: Dispar Kaltara mengampanyekan pengurangan sampah plastik pada event Benuanta Fest 2K24.

TANJUNG SELOR - Pelaksanaan event Benuanta Fest 2K24 pada tahun ini bukan hanya menerapkan konsep 7 FM.

Namun, upaya Dispar Kaltara dalam mengkampanyekan pengurangan sampah plastik tetap menjadi perhatian utama dalam rangka menyelamatkan lingkungan dan menjaga keberlanjutan alam.

 Semakin tinggi tingkat konsumsi dan aktivitas masyarakat, semakin banyak pula limbah atau sampah yang dihasilkan.

Limbah ini biasanya dikategorikan sebagai limbah domestik atau sampah rumah tangga. Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai juga semakin meluas, sehingga jumlah buangan semakin bertambah.

Sampah plastik sering dianggap remeh oleh banyak orang, sehingga masih banyak yang menggunakannya. Namun, kantong plastik menjadi salah satu jenis sampah yang sangat berbahaya dan sulit didaur ulang.

Kepala Dispar Kaltara, Njau Anau mendorong masyarakat untuk turut serta dalam kampanye untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.

Saat acara di Hutan Kota, panitia tidak mengizinkan pedagang menggunakan gelas plastik untuk produk yang dijual.

 "Kami berusaha untuk mengurangi sampah plastik di lokasi acara. Dengan kata lain, kami berusaha untuk mengurangi penggunaan plastik pada para penjual di sana," kata Njau kepada Radar Kaltara

Dikatakan, para pedagang yang berdagang di lokasi acara harus menampilkan kekreatifitasan mereka agar tidak menggunakan bahan plastik.

Salah satu pilihan adalah dengan mengganti botol minuman yang bukan dari bahan plastik. Sebagai gantinya, mereka dapat menggunakan bahan non-plastik. Dengan begitu, Njau berharap agar penggunaan plastik sekali pakai dapat dikurangi di lokasi tersebut.

“Saya berharap para pengunjung yang datang ke lokasi acara untuk membawa tumbler pribadi mereka. Dengan membawa tumbler, pengunjung dapat mengisi minuman yang dibeli dari para pedagang ke dalam tumbler tersebut. Hal ini dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lokasi acara," harapnya.

Oleh karena itu, Njau meminta para pedagang untuk tidak menyediakan bahan yang terbuat dari plastik, guna menghindari peningkatan jumlah sampah plastik.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengatasi masalah sampah plastik selama pelaksanaan acara.

Menurutnya, keberhasilan acara ditentukan oleh keseimbangan yang terjaga antar hiburan, kepuasan para pedagang dan pengelolaan lingkungan dan sampah plastik yang baik.

"Saya berharap bahwa upaya mengatasi masalah sampah plastik pada acara tersebut dapat berhasil dan tidak gagal dalam hal lingkungan," pungkasnya. (jai/har) 

Editor : Azwar Halim
#benuanta fest 2k24 #tanjung selor #bulungan