TANJUNG SELOR - Aksi pencurian rumah kosong terjadi di Bulungan. Klinik Ayysthetix Skin and Laser yang ditinggal penghuninya disatroni maling, korban mengalami kerugian Rp 60 juta.
Owner Ayysthetix Skin and Laser, dr Maharani Ayu Kusumaningrum mengatakan berdasarkan rekaman CCTV, pelaku melakukan aksi pencurian sekitar pukul 01.45 Wita dan keluar dari klinik sekitar pukul 02.15 Wita.
"Pelaku dua orang. Waktu kejadian saya di Tarakan," kata Ayu kepada Radar Kaltara, Kamis (1/8).
Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta. Selain handpone, uang tunai jug raib digondol maling. "Paspor dan farpum saya juga diambil," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Agus Nugraha melalui Kasi Humas Polresta Bulungan Ipda Magdalena Lawai mengatakan, aksi pencurian klinik kecantikan Ayysthetic ini terjadi saat ditinggal korban ke luar kota.
"Tanggal 17 Juli, korban pergi ke luar kota dan dijaga oleh beberapa karyawan," kata Magdalena.
Kemudian, pada tanggal 26 Juli sekitar pukul 19.00 Wita, salah satu karyawan dengan inisial UH memberitahukan bahwa dia akan meninggalkan klinik dalam keadaan kosong karena harus menyelesaikan urusan di Jalan Kakak Tua dan akan bermalam disana.
"Sabtu (27/7) sekitar pukul 09.28 Wita, korban menerima kabar dari UH bahwa pintu klinik dalam keadaan terbuka dan diduga ada beberapa barang yang hilang," ungkapnya.
Setelah menerima informasi tersebut, korban kembali ke Tanjung Selor pada pukul 16.00 WITA dan melakukan pengecekan terhadap kondisi klinik. Hasilnya, ditemukan beberapa barang yang hilang.
"Selasa (30/7) sekitar pukul 10.00 Wita Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Bulungan mendapatkan informasi bahwa pelaku pencurian klinik kosong yang terjadi di Jalan Kedondong dengan ciri-ciri pelaku 1 orang bertato di tangan kanan, tato dibagian tangan kiri, tato dikaki, rambut agak panjang, tinggi 165 cm, kulit agak putih, badan kurus dan 1 orang lagi rambut pendek, kulit sawo matang, tinggi 170 cm dan badan kurus," ujarnya.
Kemudian Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Bulungan melakukan profiling terhadap keberadaan pelaku, sekitar pukul 15.00 wita tim mendapatkan keberadaan salah satu pelaku, sekitar pukul 15.20 wita tim berhasil mengamankan terduga pelaku di tempat kerjanya di salah satu toko penjualan spare part mesin.
Baca Juga: Tarakan dan Tanjung Selor Deflasi, Inflasi Tahunan Kaltara Terendah di Juli 2024
"Tim melakukan interogasi di lapangan, pelaku mengakui melakukan pencurian bersama dengan AA," bebernya.
Selanjutnya, tim melakukan pencarian keberadaan AA, sekitar pukul 16.00 Wita tim berhasil mengamankan terduga palaku saat sedang bekerja sebagai buruh bangunan di perumahan Jalan Rawajali.
"Waktu diinterogasi di lapangan pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian, peran AA adalah orang yang merencanakan pencurian, orang yang menentukan target pencurian dan orang yang melakukan eksekusi pencurian sedangkan peran Sdr. SN adalah orang yang melakukan eksekusi pencurian," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim