TANJUNG SELOR - Polresta Bulungan menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Mako Polresta Bulungan, pada Senin (1/6).
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Agus Nugraha menyatakan bahwa momen peringatan Hari Bhayangkara menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi dan mengevaluasi kinerja institusi kepolisian. Khususnya Polresta Bulungan.
"Peringatan hari Bhayangkara tahun ini, saya harapkan bukan sekedar menjadi perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Agus kepada Radar Kaltara, Senin (1/7).
Diharapkan, dengan refleksi dini, Polri bisa melihat lagi bukan hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini.
"Kelemahan dan kekurangan itu harus dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, untuk melakukan perubahan yang positif," ungkapnya.
Sejalan dengan program pemerintah, Polresta Bulungan menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan daerah. Ini sesuai tema Hari Bhayangkara 'Polri yang presisi mendukung percepatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas'
"Polri mendukung program pemerintah dan siap mengawal pembangunan," ungkapnya.
Diharapkan, pembangunan di daerah dapat berjalan sesuai target. Sehingga, mampu memberikan dampak signifikan.
"Kita berharap pembangunan yang sedang berjalan bisa berdampak terhadap upaya percepatan ekonomi di Bulungan," harapnya.
Bupati Bulungan, Syarwani mengakui bahwa situasi Kamtibmas yang kondusif tidak bisa terwujud tanpa dukungan dari Polresta Bulungan. Kehadiran Polsek dan Babinsa di setiap wilayah di Bulungan juga turut berperan strategis dalam menciptakan suasana yang damai.
"Yang terpenting sekarang adalah bagaimana menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan terkendali," kata Syarwani.
Sehingga, pembangunan di daerah dapat dilaksanakan untuk membangun di Bumi Tenguyun.
"Pemda Bulungan dengan Polresta Bulungan akan menjalin kolaborasi guna menciptakan situasi aman dan damai," ungkapnya.
Kolaborasi antar pemerintah dengan Kepolisian dirasa penting, sebab menurut Syarwani hal itu dapat meminimalisir potensi terjadinya gesekan.
"Semoga di momentum Hari Bhayangkara kali ini, Kepolisian Republik Indonesia semakin presisi dalam mewujudkan Indonesia emas 2045,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim