TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 686 juta untuk membangun infrastruktur di Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan. Anggaran ini difokuskan untuk pengadaan sarana budidaya ikan, peningkatan tiga ruas jalan usaha tani dan perwujudan pembangunan sektor keagamaan.
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, Pemkab Bulungan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 686 juta dengan rincian pengadaan sarana budidaya ikan Rp 101 juta dan peningkatan tiga ruas jalan usaha tani Rp 585 juta.
"Pemda Bulungan juga memberikan dana hibah ke rumah ibadah," kata Syarwani kepada Radar Kaltara belum lama ini.
Meski belum menyeluruh, lanjut dia, Pemda Bulungan akan terus berkomitmen untuk membangun Kelubir. Untuk itu, pemerintah mengajak kerja sama seluruh masyarakat untuk membangun daerah.
"Penggunaan anggaran sebesar Rp 101 juta untuk pengadaan sarana budidaya ikan di Kelubir merupakan langkah yang sangat baik dalam mendukung keberlangsungan hidup masyarakat," ungkapnya
Seperti diketahui, budidaya ikan merupakan salah satu kegiatan utama masyarakat. Sarana yang memadai akan sangat berarti dalam meningkatkan jumlah produksi ikan dan meningkatkan ekonomi.
"Selain pengadaan sarana budidaya ikan, Pemda Bulungan juga mengalokasikan dana sebesar Rp 585 juta untuk meningkatkan tiga ruas jalan usaha tani di desa Kelubir. Ini adalah langkah yang penting dalam pembangunan Desa Kelubir," bebernya.
Akses jalan yang baik sangat penting dalam meningkatkan perekonomian warga. Dalam jangka panjang, ini juga dapat meningkatkan ekonomi daerah dalam bentuk peningkatan produksi dan distribusi produk pertanian.
"Dengan peningkatan akses jalan, merupakan salah satu faktor penting bagi kehidupan masyarakat. Masyarakat Kelubir tentu akan memperoleh manfaat dari hibah dana bagi rumah ibadah dari Pemda Bulungan, sehingga mereka merasa dihargai dan merasa memiliki keterlibatan dalam pembangunan desa mereka," bebernya.
Dalam membangun Kelubir, semua pihak berperan serta dengan sinergi, tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat setempat. Untuk hasil yang optimal, diperlukan kerja sama dan partisipasi aktif dari semuanya.
"Masyarakat setempat dapat berkontribusi dengan memberikan masukan dan bertindak sebagai agen perubahan di desa mereka. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan dirasa sangat penting terutama jika langkah tersebut akan menjaga kerukunan yang sudah terjalin selama ini," ujarnya.
Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan desa akan membawa manfaat yang besar bagi kesejahteraan yang berkelanjutan. Untuk itu, Pemda Bulungan berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkerja sama dengan masyarakat setempat dalam mencapai tujuan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan untuk masa depan desa Kelubir.
"Kami akan terus berkomitmen membangun desa," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim