Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jumlah Penumpang di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor Belum Stabil

Azwar Halim • Selasa, 23 Mei 2023 | 14:00 WIB
13.30 : 2
13.30 : 2
TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara terus menjajaki sejumlah maskapai untuk masuk ke Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor. Namun, hingga saat ini belum dapat terealisasi.

Kepala Bandara Tanjung Harapan, Hengky mengatakan, untuk rencana penambahan maskapai di Bandara Tanjung Harapan, sebelumnya sudah dilakukan rapat bersama.

“Kita berharap maskapai di Bandara Tanjung Harapan bisa bertambah. Tetapi, semua itu tergantung dari pihak maskapai,” kata Hengky kepada Radar Kaltara, Senin  (22/5).

Sebab, maskapai akan terlebih dahulu melakukan kajian demand (permintaan) penumpang. Jika membaik akan dilakukan penambahan. “Sekarang ini demand penumpang di Bandara Tanjung Harapan masih belum stabil. Kalau demand sudah membaik Wings Air berencana untuk menambah satu pesawat,” bebernya.

Sejauh ini, kata  Hengky, hanya ada satu maskapai reguler yang beroperasi di Bandara Tanjung Harapan, yakni Wings Air jenis ATR 72-600. “Untuk penerbangan perintis (Susi Air) masih lancar. Sementara, untuk maskapai reguler hanya satu maskapai. Wings Air,” ungkapnya.

Dalam sehari, rerata jumlah penumpang di Bandara Tanjung Harapan sebanyak 30-40 orang. Itupun belum mampu memenuhi seat (kursi) penumpang. “Iya, seat penumpang belum bisa terpenuhi. Hal itulah yang menjadi pertimbangan penambahan maskapai,” bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, H. Andi Nasuha menambahkan, untuk di Bandara Tanjung Harapan, Dishub Kaltara terus berupaya mengajak maskapai untuk masuk. “Tetapi, sekarang ini masih load faktor (faktor beban) penumpang dari Balikpapan-Tanjung Selor maupun sebaliknya belum normal,” ujarnya.

Sehingga, maskapai masih enggan untuk melakukan penambahan. Kendati demikian, Dishub Kaltara akan terus berupaya agar harga tiket bisa ditekan. “Sekarang ini kan harga tiket masih mahal. Kenapa? Karena tidak ada pesaing,” bebernya.

Kemudian, untuk di Bandara Internasional Juwata Tarakan load faktor penumpang sudah mulai normal. Tahun ini, ada dua maskapai yang menambah flight (penerbangan), yakni Lion Air dan Super Air Jet.

“Tahun ini load faktor penumpang di Bandara Internasional Juwata Tarakan sudah mulai membaik. Sehingga, flight ditambah. Kita berharap load faktor di Bandara Tanjung Harapan bisa membaik. Sehingga, flight bisa bertambah,” harapnya. (jai/eza) Editor : Azwar Halim
#kaltara #bulungan