Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Operasional Pelabuhan Feri Ancam Mulai Ada Kejelasan

Azwar Halim • Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:19 WIB
(RADAR KALTARA)  PEMBANGUNAN: Kelanjutan pengoperasian rute kapal feri Ancam-Tarakan dipastikan pemerintah yang saat ini menunggu pembangunan jalan pendekat.
(RADAR KALTARA) PEMBANGUNAN: Kelanjutan pengoperasian rute kapal feri Ancam-Tarakan dipastikan pemerintah yang saat ini menunggu pembangunan jalan pendekat.
TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara memastikan terkait kelanjutan rute kapal feri Ancam-Tarakan ke depannya.

Plt Kepala Dishub Kaltara, Andi Nasuha saat dikonfirmasi Radar Kaltara, Selasa (25/10) mengatakan, pengoperasian kapal feri rute Ancam-Tarakan akan diupayakan kembali, pasca adanya kunjungan Kementerian PUPR di lokasi di mana Pelabuhan Feri itu dibangun. "Saat ini tentu masih dalam proses. Lahan sudah clean and clear, tinggal bagaimana pembangunannya saja nantinya," jelasnya.

"Kami di Dishub Kaltara pada kunjungan pemerintah pusat itu sifatnya mendampingi. Tetapi, bersyukur sudah ada bentuk perhatian kembali akan kelanjutan pengoperasian kapal feri di rute tersebut," sambungnya.

Dengan beroperasinya rute Ancam-Tarakan, ini menjadi pilihan masyarakat menggunakan jasa mode transportasi itu. Apakah melalui rute di Tana Tidung seperti yang ada saat ini atau di lokasi Ancam-Tarakan. "Nanti di sini tinggal menunggu jalan pendekat dahulu. Jika, itu sudah selesai. Pengoperasian bisa jauh lebih cepat direalisasikan," ujarnya.

Terkait renovasi pelabuhan yang ambruk sejak 2017 lalu, Andi mengatakan, terkait perbaikan itu memang tak ditampik hal itu menjadi salah satu pembahasan saat itu. Hanya, memang semua ada tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing. Sehingga tidak bisa disamakan. "Untuk renovasi pelabuhan. Jalannya dahulu dipikirkan," ucapnya.

Sebelumnya, usulan anggaran renovasi Pelabuhan Feri di Ancam, Kabupaten Bulungan yang ambruk sejak 2017 lalu terus dilakukan pihak pemerintah setempat. Bupati Bulungan, Syarwani saat dikonfirmasi sebelumnya membenarkannya renovasi pelabuhan feri itu diakuinya memang perlu untuk dilakukan ke depannya. Alasannya, dikarenakan bahwa nantinya ini dapat menjadi suatu dampak perputaran ekonomi yang baik di wilayah itu sendiri. "Termasuk, di wilayah sekitarnya," ungkapnya.

Persoalan ini memang menjadi perhatiannya saat ia masih menjabat sebagai Ketua DPRD Bulungan. Tak ditampik bahwa permasalahan itu sudah menjadi catatan di pemerintahan. Hanya, memang saat itu terkendala oleh beberapa faktor. Sehingga memang percepatan penyelesaian renovasi tak dapat terwujudkan.

“Mudah-mudahan di era ini perjuangan penyelesaikan renovasi pelabuhan feri itu dapat dilakukan. Ya, paling tidak jika tahun ini tak ada anggaran yang tersedia dari pusat. Maka, dapat dianggarkan di tahun selanjutnya," harapnya.

Sebenarnya belum sama sekali dioperasikan itu. Pemerintah pusat (pempus) sudah mengetahui hingga detail permasalahannya. Tak lain, dikarenakan sebelumnya mereka sudah pernah turun ke lapangan secara langsung. Artinya, tinggal bagaimana nanti mereka menyikapinya kembali. (dni/eza) Editor : Azwar Halim
#tanjungselor #kaltara #dishub #pelabuhan