Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Denny Harianto mengatakan, berdasarkan hasil review yang terakhir dilakukan, total kebutuhan anggaran untuk pembangunan gedung DPRD Kaltara ini sekitar Rp 230 miliar. “Tapi, untuk tahap awal tahun ini, kita ‘suntikan’ anggaran sebesar Rp 120 miliar dulu,” ujar Denny kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor belum lama ini.
Sesuai perencanaan yang ada, proyek tahun jamak ini akan dikerjakan selama dua tahun. Artinya, pembangunannya ditarget sudah harus selesai dan sudah siap dipakai pada tahun 2023. Sehingga sebelum Pemilu 2024, anggota DPRD sudah berkantor di gedung baru itu.
Adapun, total kebutuhan anggaran sekitar Rp 230 miliar ini sudah lengkap dengan landscape, hingga meubelernya. Namun, untuk pembangunan tahap awal yang dikerjakan tahun ini diprediksi baru akan menyelesaikan sekitar 50 persen dari bangunan tersebut.
“Jadi untuk fisik gedungnya di tahap awal ini saya rasa sudah akan terlihat. Sehingga pada pembangunan tahap kedua nanti hanya tinggal finishing, termasuk pembuatan landscape, lahan parkir dan taman,” sebutnya.
Sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembangunan gedung DPRD tersebut, yang mana secara fisik rencananya akan dibangun bertingkat. Karena desain dari bangunan itu sudah ada dibuat. Selain itu, Denny juga menyebutkan bahwa untuk gedung Sekretariat Kantor Gubernur Kaltara yang sudah dibangun sejak tahun 2015 di Tanjung Selor ditargetkan sudah selesai dan fungsional pada tahun ini. “Terakhir untuk tahun ini kita kembali menganggarkan sekitar Rp 81 miliar. Ini tinggal finishing saja,” katanya.
Tapi, jika secara keseluruhan anggaran yang sudah dikucurkan untuk pembangunan gedung Sekretariat Kantor Gubernur Kaltara ini diperkirakan sekitar Rp 300 miliar. Hanya saja, ini belum termasuk pengadaan meubelernya.
“Karena OPD yang pindah di gedung ini nantinya akan membawa meubelernya masing-masing. Tentu langkah ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi pengeluaran anggaran pemerintah daerah,” ujarnya. (iwk/eza)
Editor : Azwar Halim