Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kelanjutan Taman Tergantung Kesiapan Lahan

Sopian Hadi • Selasa, 23 Januari 2018 | 12:15 WIB
kelanjutan-taman-tergantung-kesiapan-lahan
kelanjutan-taman-tergantung-kesiapan-lahan

TANJUNG SELOR - Realisasi proyek pembangunan Taman Sabanar Lama, Tanjung Selor, Bulungan sudah mencapai 100 persen atau rampung. Saat ini, taman senilai Rp 16 miliar dari APBN 2017 itu hanya tinggal proses perawatan tanaman, merapikan fasilitas penunjang serta dilanjutkan masa pemeliharaan hingga Juni mendatang


Pembangunan taman yang dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) melalui Dirjen Cipta Karya Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman itu memiliki fasilitas yang terbilang cukup lengkap.


Alhamdulillah sudah selesai. Tinggal merapikan sisa-sisa pekerjaan,” ungkap Ivan, mewakili kontraktor pelaksana proyek kepada Radar Kaltara, Senin (22/1).


Menurut Ivan, taman sepanjang 600 meter terdiri 6 segmen itu, dilengkapi jogging track, area parkir, pos keamanan, anjungan, panggung yang di dalamnya terdapat tugu burung enggang, gazebo, toilet umum, pergola kanopi, lampu taman serta pintu gerbang dan fasilitas penunjang lainnya.


Lanjutnya, fasilitas yang ada di taman tersebut utamanya lampu merupakan jenis yang berkualitas baik. Bahkan, materialnya harus didapatkan di luar Kalimantan. “Cuma ada di Jawa yang jual,” ungkap dia.


Sehingga ia berpesan agar masyarakat menggunakan taman dengan baik serta ikut menjaga keamanan fasilitas yang telah disediakan pemerintah. “Selama masa pemeliharaan sampai serah terima nanti tentu kami intens menjaganya karena masih tanggung jawab kami,” tutup Ivan


Kasatker Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Kaltara, Muhammad Adil, ST menuturkan, rencananya taman itu akan diresmikan bersamaan momen HUT ke- 5 Provinsi Kaltara pada 22 April mendatang.


“Kalau tidak ada halangan taman akan diresmikan 22 April. Kami usahakan Gubernur selaku perwakilan pemerintah pusat yang meresmikan,” jelas Adil. “Setelah masa pemeliharaan selesai nanti langsung dihibahkan pada Pemkab Bulungan,” sambungnya.


Hanya saja, taman itu dipastikan tidak dapat dilanjutkan di tahun anggaran 2018 ini. Sebab, lahan yang diperlukan pembangunan tersebut belum siap. “Sementara prinsip APBN lahan harus siap baru anggaran masuk,” tegasnya.


Artinya, Pemkab Bulungan dituntut segera menyelesaikan kesiapan lahan yang dimaksud baik timbunan urugan maupun pembangunan sheet pile-nya. Kata Adil, setidaknya ada sekitar 800 meter taman yang bakal dilanjutkan pembangunannya. Sesuai rencana, awalnya taman akan dibangun keseluruhan. Namun, lahan yang berhasil disiapkan Pemkab Bulungan hanya sekitar 650 meter.


“Perencanaannya pusat, pemkab hanya siapkan lahan. Kalau itu (lahan, Red) selesai kami coba usulkan di tahun 2019 nanti. Karena taman ini bagian dari konsep kota baru Tanjung Selor,” tegas Adil.


Terpisah, Bupati Bulungan H. Sudjati mengaku Pemkab Bulungan akan menyiapkan dan menyelesaikan persoalan lahan yang diperlukan tersebut. “Itu secara teknis sudah kami siapkan. Sudah proses lelang untuk penimbunannya. Insya Allah bisa kelar tahun ini,” jelas mantan Sekkab Bulungan ini.


Sehingga pembangunan taman di sepanjang tepian Sungai Kayan itu bisa dilanjutkan sesuai dengan skema pemerintah pusat. Senada dengan Adil, Bupati juga berharap pembangunan sisa taman sekitar 800 meter tersebut dapat dilanjutkan di 2019 mendatang. “Mudahan, tapi tentu kami upayakan lahannya selesai dulu,” pungkasnya. (isl/eza)

Editor : Sopian Hadi