TANJUNG REDEB–Setelah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat, akhirnya tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau sedang melakukan proses lelang tahap detail engineering design (DED) dan feasibility studi (FS) atau studi kelayakan untuk rencana pembangunan pengaman pantai di Pulau Derawan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau Nizar menyampaikan, pembangunan pengaman pantai di Pulau Derawan akan segera terealisasi. Pasalnya, DED dan FS segera disusun. Rencana tersebut masih dalam proses lelang. “Sementara ini masih proses lelang,” ucapnya.
Pihaknya akan melakukan DED dan studi kelayakan pembangunan pengaman pantai pada sisi timur Pulau Derawan atau bekas heliped Soeharto yang tenggelam akibat abrasi. Dalam studi kelayakan ini, nantinya juga menentukan teknik dan bentuk pengaman seperti apa yang akan dipakai.
"Yang jelas nanti akan didesain khusus, apalagi di Pulau Derawan masih banyak penyu yang singgah untuk bertelur," terangnya. Nantinya diantisipasi agar pembangunan pengaman pantai tersebut tidak berdampak buruk terhadap aktivitas penyu yang berhabitat di Pulau Derawan. Makanya, kajian tersebut harus betul-betul butuh kajian yang teliti.
Selain berupaya mengamankan aset pantai, bagi masyarakat Pulau Derawan, pemerintah juga memikirkan bagaimana ekosistem penyu tidak terganggu. Yang terpenting adalah pengamanan tanpa merusak lingkungan alam dengan tidak menyingkirkan wilayah habitat penyu itu.
“Itu nanti dikaji dulu bagaimana kondisinya yang tepat, sehingga tidak mengganggu alam sekitar,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Pulau Derawan Samsuddin menyampaikan, sangat menyambut baik terkait rencana pembangunan pengaman pantai di Pulau Derawan. Itu tentunya menjadi angin segar baginya dan masyarakat yang selama ini merasa dihantui dengan semakin abrasi di sana.
Meskipun baru penyusunan DED dan FS, pihaknya berharap rencana tersebut segera dilakukan pembangunan fisiknya. Terlebih setiap musrenbang, persoalan abrasi selalu disampaikan dan menjadi keluhan, utamanya bagi Kampung Pulau Derawan.
“Kami harap, tahun depan bisa dilanjutkan pembangunan fisiknya,” harapnya. (*/aja/ind/k8/jnr)
Editor : Azwar Halim