BALIKPAPAN - Waktu pekerjaan SMP 27 Balikpapan Tengah tersisa kurang dari dua bulan. Sementara proyek yang dikerjakan kontraktor PT Norma Noor memiliki tenggat waktu 28 Desember.
Artinya kontraktor harus melakukan percepatan pembangunan untuk merampungkan proyek senilai Rp 25,8 miliar tersebut. Terpantau saat ini progres SMP 27 mencapai 50an persen.
Hal ini disampaikan ketua Tim Sarana Prasarana SMP Disdikbud Balikpapan Rony Syarifuddin. “Perlu percepatan pengerjaan, saya sudah sampaikan kepada kontraktor sebelum masa kontrak berakhir pekerjaan SMP 27 sudah harus selesai,” katanya.
Baca Juga: Residivis Spesialis Penipuan, Gondol 735 Gram Emas
Meski begitu pihaknya tetap optimis proyek yang berlokasi di Jalan Telaga Sari ini bisa rampung sesuai target. “Target pekerjaan SMP 27 sudah sesuai dengan perencanaan dengan progres,” sebutnya.
Rony menjelaskan, SMP 27 memiliki fasilitas untuk menampung 24 rombel. “Bangunan tiga lantai untuk kelas 7, 8, dan 9,” ucapnya. Dia menambahkan, jumlah rombel yang pada angkatan pertama sekitar empat atau lima rombel terlebih dahulu.
“Itu melihat dari ketersediaan tenaga pengajar yang akan mengajar di sekolah,” sebutnya. Sebagai informasi, kontraktor membangun empat gedung di SMP 27. Di antaranya Blok A gedung administrasi dan serbaguna.
Baca Juga: Komisi II Usul CSR Bankaltimtara Langsung Sentuh Masyarakat
Kemudian Blok B yang terdiri dari ruang kelas belajar 3 lantai dan Blok C ruang kelas belajar 2 lantai. Serta Blok D untuk perpustakaan, laboratorium, kantin sehat, dan ruang kelas baru.
Selain itu, pihaknya juga membangun SMP 28 Balikpapan Timur. Semua memiliki target selesai Desember. “Insya Allah kedua sekolah selesai tepat waktu dan digunakan mulai tahun depan,” tuturnya.
Disdikbud Balikpapan menyediakan SMP 27 dan SMP 28 untuk menambah daya tampung pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Harapannya untuk menjawab kebutuhan masyarakat. (gel/ind/har)
Editor : Azwar Halim