BALIKPAPAN - Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kaltim, Bripka Taufik membenarkan, pihaknya mendapatkan informasi warga soal adanya paus yang terdampar di sekitar perairan Pantai Teritip, Balikpapan Timur, Kamis (26/9).
Paus berukuran panjang kurang lebih 15 meter dengan berat puluhan 40 ton ini diduga terjebak di perairan dangkal dan tidak dapat kembali ke laut lepas.
“Biasanya bila ada paus yang terdampar, itu karena beberapa faktor. Faktor pertama bisa jadi hewan itu sakit. Kedua mungkin mereka mau bereproduksi,” jelasnya.
Paus yang dalam kondisi sakit sering kali mengalami gangguan orientasi dan kesulitan kembali ke perairan dalam. Sehingga mereka terdampar di area yang lebih dangkal.
Menurutnya paus ketika hendak bereproduksi, potensinya mencari perairan hangat dan dangkal. “Ketika bermain-main di lokasi tersebut, biasanya setelah tiga hari akan meninggalkan lokasi tersebut,” urainya.
Selain dua faktor tersebut, gangguan sonar yang disebabkan oleh aktivitas geologis juga menjadi pertimbangan dalam penyelidikan penyebab terdamparnya paus di perairan dangkal.
Rencananya, paus tersebut akan dikawal menggunakan perahu dan ditarik dengan tali halus atau kain yang aman agar mamalia raksasa ini bisa kembali ke laut lepas. (ms/jnr)
Editor : Azwar Halim