BALIKPAPAN - Astra Motor Kaltim 1 terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara.
Kali ini, Astra Motor Kaltim 1 mengadakan sosialisasi safety riding di Aula SMP Negeri 1 Tarakan pada Selasa (24/2), yang dihadiri oleh 84 siswa-siswi.
Kegiatan ini bertujuan untuk menularkan virus kampanye #cari_AMAN, yang mengedepankan keselamatan berkendara, agar siswa-siswi dapat lebih memahami dan mengedukasi diri tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.
Acara dimulai pada pukul 09.00-12.00 Wita dan dipandu oleh instruktur safety riding dari Astra Motor. Dalam sosialisasi ini, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai cara berkendara dengan aman, pentingnya menggunakan helm bagi pengendara dan penumpang, serta cara memeriksa riding gear yang tepat.
Para siswa juga diajarkan mengenai posisi berkendara yang benar dan berbagai tips dalam menghadapi situasi berbahaya di jalan raya, seperti menghindari titik buta (blind spot) kendaraan roda empat.
Tak hanya itu, Astra Motor Kaltim 1 juga menyediakan display unit sepeda motor Honda yang dapat dilihat lebih dekat oleh para siswa dan guru. Hal ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengenal lebih jauh tentang produk Honda dan fitur-fitur terbaru yang ditawarkan.
Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi, khususnya di Kota Balikpapan, dengan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan berkendara.
Dengan demikian, diharapkan generasi muda ini akan menjadi pengendara yang lebih berhati-hati dan memiliki kesadaran lebih terhadap keselamatan dirinya dan orang lain di jalan raya.
Setelah mengikuti sosialisasi safety riding, para siswa juga diberikan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang cara merawat sepeda motor dan memanfaatkan aplikasi Motorku X, yang merupaka fitur terbaru untuk mendukung pemilik sepeda motor dalam merawat kendaraan mereka dengan mudah.
Ruslan Abdul Ghani, Safety Riding Officer dan PIC Honda Community, berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
“Semoga dengan adanya sosialisasi seperti ini, siswa-siswi semua lebih aware dalam berkendara. Walaupun sekarang mereka hanya sebagai penumpang, memberikan edukasi sejak dini sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi pengendara. Hal ini sangat baik untuk ditanamkan sejak dini, bukan hanya untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan orang lain,” ujarnya.
Acara ini diharapkan dapat terus menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara, serta menjadi duta keselamatan yang mengedukasi lingkungan sekitarnya. (adv)
Editor : Azwar Halim