TANJUNG SELOR - PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimtara) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kaltara gerak cepat amankan pasokan listrik pasca banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Bulungan sejak Rabu (11/12) hingga Sabtu (14/12) pukul 04.00 WITA. 14 gardu listrik di Sekatak Buji masih dipadamkan untuk memprioritaskan keselamatan warga.
Bupati Bulungan, Syarwani mengapresiasi kerja cepat PLN mengamankan pasokan kelistrikan akibat bencana alam. Pemda Bulungan meminta PLN mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Listrik merupakan prioritas utama yang harus segera dijaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Untuk itu kami bersama unsur pimpinan daerah lainnya juga turut bekerja sama dan saling membantu untuk penanganan bencana dan pemulihan listrik di Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani.
Baca Juga: Usai Sumaria Daeng Toba Menang Kasus, Warga Somber Balikpapan Terancam Kehilangan Rumah
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimtara Maria G.I. Gunawan mengatakan bahwa PLN mengerahkan 30 personil untuk melakukan pengamanan kelistrikan saat bencana banjir.
Selain itu, PLN juga turut aktif bersama Pemda Bulungan dan berbagai stakeholder terkait untuk melakukan penanganan yang cepat dan tepat.
“Saat bencana banjir terjadi fokus kami melakukan pengamanan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Kami juga bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD serta pihak terkait untuk,” ungkapnya.
Baca Juga: Libatkan Kamera Pemantau dan Tim Reaksi Cepat
Manager PLN UP3 Kalimantan Utara Arief Prastyanto menambahkan, sejak kejadian banjir, PLN menerjunkan personil untuk melakukan pengawasan dan inventarisasi jaringan listrik terdampak guna memastikan titik kelistrikan terdampak banjir aman dan tidak membahayakan masyarakat.
"PLN mencatat, dari pendataan awal pada Sabtu (14/12) sejumlah 2.112 pelanggan di Sekatak Buji terdampak bencana mengalami gangguan listrik. Gangguan tersebut dikarenakan gangguan infrastruktur dan gardu distribusi yang terendam banjir," bebernya.
Petugas PLN siap siaga 24 jam untuk memulihkan aset kelistrikan yang terdampak banjir di Sekatak Buji. Khusus untuk gardu distribusi yang terendam banjir, petugas akan memastikan keamanan kondisi sebelum menyalakan pasokan listrik.
"Sampai sekarang ini petugas masih bekerja melakukan pemantauan kondisi di lapangan, pengecekan aset kelistrikan PLN yang terdampak. PLN melakukan pengamanan pasokan kelistrikan pada 14 gardu yang terpaksa dipadamkan sebagai upaya memprioritaskan keselamatan warga dan pencegahan kerusakan infastruktur kelistrikan agar tidak sampai terjadi dampak yang lebih besar," ungkapnya.
Seperti diketahui, secara geografis Sekatak memang dikelilingi sungai dan terletak di lembah perbukitan yang membuat daerah Kec Sekatak ini tergolong rawan banjir serta daerah ini juga pernah mengalami peristiwa banjir serupa pada tahun 2005 silam. (jai/har)
Editor : Azwar Halim