BONTANG - Komunitas penggiat olahraga tradisional Guntung bakal menggelar kejuaraan tingkat Kaltim. Tepatnya 10 hingga 12 Desember mendatang. Lokasinya di Kampung Adat Kelurahan Guntung.
Lurah Guntung Denny Febrian mengatakan cabor yang dilombakan meliputi menyumpit dan belogo. Khusus menyumpit ada beberapa nomor tanding yaitu perorangan putra, perorangan putri, dan beregu 2-1.
“Sementara untuk belogo hanya ada nomor tanding perorangan putra,” kata Denny.
Kegiatan ini merupakan program tahunan dari komunitas olahraga tradisional. Tujuannya untuk melestarikan kearifkan lokal dan mengukur kemampuan para penggiat olahraga tradisional. “Tentunya tujuan ini sangat baik dan harus disambut,” ucapnya.
Selain warga dihibur melalui kemampuan penggiat olahraga tradisional, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan warga. Baik dari lokal maupun luar Bontang.
Kehadiran penggiat olahraga tradisional di lingkup Kaltim ke Bontang maka tentunya sangat berdampak pada roda perekonomian.
Sektor UMKM di sekitar venue pertandingan juga bisa mendapatkan tambahan pendapatan. Selain itu, sektor perhotelan, kuliner, dan jasa transportasi juga bisa ketiban rezeki dari kegiatan ini.
Sebelumnya pada Erau Pelas Benua, panitia juga menggelar kompetisi olahraga tradisional. Terdapat tiga kategori lomba yang dipertandingkan. Meliputi menyumpit, belogo, dan begasing turai.
Persyaratan mengikuti lomba ini ialah peserta belum pernah mengikuti olahraga tradisional. Peserta dari kelurahan, LKK, lembaga adat, RKB, masyarakat. Perlombaan akan diambil terbaik untuk sektor putra dan putri. Hadiahnya total Rp10 juta. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim