Peringatan maulid ini digelar bertepatan dengan hari santri nasional yang diperingati tiap 22 Oktober, dengan tema kali ini Menjadikan Nabi Muhammad SAW Sebagai Suri Teladan dan Berakhlak Mulia.
Menurut panitia pelaksana Andi Ogie, Wija Tho Bone mengajak serta masyarakat dalam mempersiapkan agenda tersebut. “Kita coba ajak masyarakat Bone yang ada di Tarakan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Alhamdulillah mendapat sambutan yang sangat baik,” ujarnya.
Diapun mengisahkan bahwa komunitas Wija Tho Bone berawal dari Whatsapps (WA) Group de—ngan nama Wija Tho Bone untuk mempersatukan masyarakat Bone yang ada di Kota Tarakan tanpa mengenal pangkat dan jabatan, Alhamdulillah Group WA ini tetap terjaga dengan baik. Adapun persiapan pelaksanaan acara ini 1 minggu sebelumnya dengan cara membentuk panitia kecil-kecilan melibatkan masyarakat Bone yang ada di tarakan.
“Undangan sekitar 350 orang. Alhamduillah acara ini berjalan dengan sukses. Terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat, pengurus KKM-Bone, turut berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini lebih khusus seluruh panitia yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini, “kata Andi Ogie.
Panitia Juga menyampaikan banyak terimakasih kepada Anggota DPRD Tarakan H. Rusli Jabba sebagai pemilik gedung dan secara kebetulan dia Asli Wija Tho Bone.
Turut hadir dalam acara maulid Wija Tho Bone Walikota Tarakan dr Khairul M.Kes, Ketua KKM-Bone Agustan S.H, M.H, Penasehat KKM-Bone K.H. Anas L. dan Juga beberapa Pengurus KKM-Bone serta Pilar-Pilar KKSS yang di Kota Tarakan.
Dalam sambutannya, Walikota Kota Tarakan dr Khairul M.Kes menyampaikan banyak terimakasih kepada masyarakat Bone yang ada di Tarakan, telah melaksanakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang diselenggarakan Oleh Wija Tho Bone.
Selain Itu juga K.H Anas L sebagai orang tua masyarakat Wija Tho Bone yang ada di Tarakan turut menyampaikan sambutan.
“Alhamdulillah pelaksanaan maulid ini berjalan dengan sukses. Sebenarnya Wija Tho Bone ini yang melatarbelakangi adalah awal pelaksanaan WB-FC yang dimana waktu itu kita membentuk persatuan sepak bola sehingga lahirlah istilah Wija Tho Bone. Dan Alhamdulillah hari ini kita mengadakan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Wija Tho Bone,” kata pria yang akrab disapa Haji Anas ini. (*/dhe) Editor : Muhammad Erwinsyah