Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ajak Masyarakat Tingkatkan Derajat Sehat

Muhammad Erwinsyah • Senin, 17 Oktober 2022 | 08:20 WIB
SERAHKAN HADIAH: Anggota Komisi IX DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh saat membuka acara sosialisasi dan menyerahkan hadiah kepada peserta yang didampingi Kepala BPOM Tarakan Herianto Baan, S.Si.,Apt.
SERAHKAN HADIAH: Anggota Komisi IX DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh saat membuka acara sosialisasi dan menyerahkan hadiah kepada peserta yang didampingi Kepala BPOM Tarakan Herianto Baan, S.Si.,Apt.
NUNUKAN - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, bersama tokoh masyarakat dari Anggota Komisi IX DPR RI, Mayjen TNI (purn) Drs. H. Hasan Saleh melakukan sosialisasi pembedayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan, di Gedung Ali Akbar Nunukan, Jumat (14/10).

Sosialisasi yang diikuti oleh ratusan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terhadap produk makanan dan obat-obatan. Dengan demikian masyarakat lebih awas dan teliti mengonsumsi produk makanan yang beredar.

Anggota Komisi IX DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh saat membuka acara sosialisasi mengatakan, kegiatan ini sebaiknya sering dilakukan, agar masyarakat mendapatkan wawasan terhadap produk makanan dan obat-obatan yang berbahaya. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memilih pangan yang aman dari cemaran kimia maupun dari bahan berbahaya lainya dan yang paling penting ada Lebel pada kemasan produk tersebut.

"Pastikan obat dan makanan yang kita konsumsi terdaftar di BPOM dan berpartisipasi aktif dalam mengawasi obat dan makanan di sekitar kita," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Tarakan, Herianto Baan, S.Si.,Apt. mengatakan, pada sosialisasi KIE obat dan makanan, masyarakat diberikan pemahaman tentang lima kunci keamanan pangan untuk keluarga. Informasi ini agar masyarakat mengetahui bagaimana mencegah produk pangan yang mudah terkontaminasi dan cara mengonsumsi produk pangan yang aman sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Photo
Photo
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: Antusias masyarakat Nunukan berpartisipasi dalam Sosialisasi KIE Obat dan Makanan di Gedung Ali Akbar Nunukan, Jumat (14/10).

"Informasi ini juga bisa untuk pedagang, karena kami menyampaikan bahwa dalam mengedarkan produk itu harus menjaga kebersihan dan juga menjaga tempat penginapannya supaya tetap bersih dan tetap mengelola makanan dengan tuntas. Sehingga produk yang dihasilkan bisa sehat dan tidak rusak," jelasnya.

Diakuinya, sejauh ini BPOM Tarakan juga telah melakukan pengawasan di beberapa daerah di Kalimantan Utara (Kaltara) termasuk di Kabupaten Nunukan. Pada umumnya yang banyak ditemukan adalah makanan kedaluwarsa dan pangan tanpa izin edar. Letak geografis Kaltara ini adalah daerah wilayah yang memudahkan masuknya produk pangan-pangan impor seperti produk Malaysia dan negara lainnya.

"Kami akan terus berupaya untuk menyampaikan kepada masyarakat agar berhati hati dan tidak menggunakan produk tanpa izin edar dari BPOM dan jangan menggunakan produk pangan ilegal karena ada sanksi hukum terkait dengan hal itu," ungkap Herianto Baan, S.Si.,Apt.

BPOM Tarakan juga melakukan pengawasan kosmetik dan obat tradisional dan ditemukan banyak peredaran kosmetik yang sumbernya dari Malaysia dan Filipina. Hal ini yang menjadi konsen BPOM Tarakan, karena di Kaltara merupakan tempat yang mudah di susupi kosmetik ilegal.

"Ini karena jalur tikusnya cukup sangat banyak yang memang menyulitkan petugas untuk mencegah. Tetapi pada saat kami melakukan patroli di lapangan kerjasama dengan kepolisian, BAIS, Lantamal dan stakeholder terkait itu kami dan Bea Cukai sudah 3 kali mencegah peredaran kosmetik ilegal dan dalam jumlah yang besar sampai ada 200-an juta," bebernya.

Kepala BPOM Tarakan, Herianto Baan, S.Si.,Apt. berharap dengan upaya ini, semakin banyak masyarakat mendapatkan informasi terkait obat dan makanan sehingga meningkatkan kecerdasan dalam memilih obat dan makan yang akibatnya masyarakat semakin cerdas memilih pangan yang aman, bermutu sehingga bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. "Kita sangat memerlukan campur tangan semua pihak dalam menanggulangi masalah tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, usai melakukan sosialisasi, BPOM bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh, membagikan doorprize kepada masyarakat yang hadir. Begitu juga dengan kuis berhadiah yang masuk dalam paket kegiatan. (adv/eza) Editor : Muhammad Erwinsyah
#bpom