Kepada Radar Tarakan, Kepala Balai POM di Tarakan Herianto Baan menuturkan, kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Harapan Tani di Karang Harapan ini menjadi lokasi terakhir untuk kegiatan tersebut. Selama sepekan ini, ada 11 titik lokasi yang telah dijadikan tempat sosialisasi dengan jumlah seluruh peserta sebanyak 4.250 orang.
“Ini merupakan titik terakhir kita melaksanakan KIE. Tujuannya untuk memberikan KIE kepada masyarakat agar mereka cerdas memilih obat dan makanan. Kegiatan ini bekerjasama dengan tokoh masyarakat Anggota DPR RI Komisi IX Perwakilan Kaltara, Mayjen TNI (Purn) Drs Hasan Saleh beserta konstituen sehingga kami bisa memberikan informasi ini,” jelasnya.
Herianto berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan terkait obat dan makanan yang layak konsumsi, sehingga kedepan bisa menyampaikan kepada masyarakat luas.
“Kami berharap terjadi pola dalam kehidupan mereka, terutama dalam membeli, mengkonsumsi makanan dan tidak terhasut isu hoax terkait obat dan makanan. Bisa lebih cerdas melihat apakah informasi yang didapatkan itu valid atau menyesatkan,” harapnya.
Herianto memaparkan, beberapa materi yang disampaikan kepada masyarakat yakni pangan, kosmetik, obat tradisional hingga vaksin. Ia menilai, materi ini merupakan materi dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah.
“Khusus masyarakat menengah ke bawah kadang kala masih mungkin termakan oleh hoax dan menjadi konsumen terkait obat dan makanan. Maka harus dilindungi,”jelasnya.
“Kami juga berharap jika ada peserta yang memiliki usaha memproduksi obat dan makanan agar tidak ragu lagi untuk mendaftar izin rekomendasinya di BPOM Tarakan, agar kami dampingi serta memiliki garansi,”harapnya.
Melihat antusias masyarakat dengan jumlah peserta yang terus membeludak, Herianto sangat berterima kasih kepada Hasan Saleh yang memiliki banyak koordinator untuk mengumpulkan peserta. Kegiatan ini pun dapat terlaksana dengan baik.
“Ini kesempatan yang baik buat kami sebagai instansi pemerintah, di mana kami bisa ambil bagian dalam memberikan informasi terhadap massa yang sudah dikoordinir,”ujarnya. (adv/ww/har)
Editor : Sopian Hadi