alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Pemandangan Indah Tebing Merah di Hutan Juata Kerikil

MESKI Tarakan merupakan wilayah bentuk pulau kecil, namun memiliki berbagai objek destinasi wisata alam yang asyik untuk dikunjungi.

Salah satunya ialah hutan Juata Kerikil yang terletak di Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Di hutan Juata Kerikil, kita dapat melihat bentangan tebing sepanjang puluhan meter berwarna merah.

Meski lokasinya cukup jauh dan memerlukan waktu lumayan lama berjalan kaki sampai di lokasi, namun lelah kita dapat terbayarkan dengan sajian pemandangan yang asri dan masih jarang terjangkau manusia.

Sekadar saran saja, jika hendak melancong ke sana siapkan stamina dan perbekalan makanan yang cukup. Selain itu, jangan lupa menggunakan sepatu dan membawa walkie talkie untuk berkomunikasi. Karena di sana dipastikan kalian tidak bisa mendapatkan jaringan internet dan telepon. Jangan lupa siapkan beberapa baju untuk berganti saat basah. Hal itu karena kita akan berjalan mengikuti aliran sungai sekitar 5 sampai 10 kilometer. Jika saat sedang hujan, maka kita dihadapkan dengan tantangan berjalan di tengah ketinggian air dan melawan arus sungai untuk menuju lokasi tersebut.

Baca Juga :  Hutan Mangrove Jadi Objek Wisata Percontohan

Di perjalanan melintasi sungai, kita dapat melihat ikan dan udang kecil. Namun cukup sulit untuk menangkapnya. Selain itu hutan Juata Kerikil terdapat tumbuhan yang memiki habitat asli di Pulau Sabah Malaysia yakni bunga Tuhau. Bunga Tuhau ialah tanaman yang biasanya dikonsumsi masyarakat Sabah.

Namun, disarankan kepada kalian yang ingin berkunjung agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Disarankan agar membawa kantong plastik untuk membawa kembali sampah ke luar hutan. Dengan begitu, kita semua dapat menjaga kelestarian hayati alam.

MESKI Tarakan merupakan wilayah bentuk pulau kecil, namun memiliki berbagai objek destinasi wisata alam yang asyik untuk dikunjungi.

Salah satunya ialah hutan Juata Kerikil yang terletak di Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Di hutan Juata Kerikil, kita dapat melihat bentangan tebing sepanjang puluhan meter berwarna merah.

Meski lokasinya cukup jauh dan memerlukan waktu lumayan lama berjalan kaki sampai di lokasi, namun lelah kita dapat terbayarkan dengan sajian pemandangan yang asri dan masih jarang terjangkau manusia.

Sekadar saran saja, jika hendak melancong ke sana siapkan stamina dan perbekalan makanan yang cukup. Selain itu, jangan lupa menggunakan sepatu dan membawa walkie talkie untuk berkomunikasi. Karena di sana dipastikan kalian tidak bisa mendapatkan jaringan internet dan telepon. Jangan lupa siapkan beberapa baju untuk berganti saat basah. Hal itu karena kita akan berjalan mengikuti aliran sungai sekitar 5 sampai 10 kilometer. Jika saat sedang hujan, maka kita dihadapkan dengan tantangan berjalan di tengah ketinggian air dan melawan arus sungai untuk menuju lokasi tersebut.

Baca Juga :  Cerita Warga yang Diajak ke Tiongkok

Di perjalanan melintasi sungai, kita dapat melihat ikan dan udang kecil. Namun cukup sulit untuk menangkapnya. Selain itu hutan Juata Kerikil terdapat tumbuhan yang memiki habitat asli di Pulau Sabah Malaysia yakni bunga Tuhau. Bunga Tuhau ialah tanaman yang biasanya dikonsumsi masyarakat Sabah.

Namun, disarankan kepada kalian yang ingin berkunjung agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Disarankan agar membawa kantong plastik untuk membawa kembali sampah ke luar hutan. Dengan begitu, kita semua dapat menjaga kelestarian hayati alam.

Most Read

KPU Ajukan Anggaran Pilkada 2020

Pertamina: Lahan WKP Milik Pemerintah

RSN Divonis Satu Tahun Penjara

Artikel Terbaru

/