Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kepengurusan Baru, Ini Jadi Tantangan Pembenahan Perpani Tarakan ke Depan

Eliazar Simon • Minggu, 29 Maret 2026 | 21:05 WIB

 

PEMBENAHAN: Kepengurusan Perpani Tarakan dibawah kepemimpinan Rozi Djoko Arfiono akan melakukan pembenahan dan semangat baru dalam pembinaan olahraga panahan di Tarakan.
PEMBENAHAN: Kepengurusan Perpani Tarakan dibawah kepemimpinan Rozi Djoko Arfiono akan melakukan pembenahan dan semangat baru dalam pembinaan olahraga panahan di Tarakan.

TARAKAN – Terpilihnya Rozi Djoko Arfiono sebagai Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Tarakan periode 2026–2030 membawa semangat baru dalam pembinaan olahraga panahan di Tarakan.

Dalam musyawarah kota yang digelar Minggu (29/3), Rozi langsung menegaskan fokus awal kepemimpinannya adalah pembenahan organisasi dan penguatan kolaborasi antar klub.

“Pengurus tidak boleh didominasi satu klub saja. Semua harus terlibat, baik yang lama maupun baru. Kita ingin semua merasa memiliki,” tegasnya.

Saat ini terdapat sekitar 4 hingga 5 klub panahan di Tarakan, meski tidak semuanya aktif. Kondisi ini menjadi perhatian serius Perpani untuk memastikan pembinaan atlet berjalan merata.

“Ke depan semua klub akan kita rangkul. Pembinaan tidak boleh terpusat di satu atau dua klub saja,” ujarnya.

Kolaborasi lintas klub dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat sekaligus memperkuat tim panahan Tarakan secara keseluruhan.
Di tengah potensi atlet yang besar, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan utama. Saat ini, lokasi latihan panahan di Tarakan hanya terpusat di kawasan Ladang dan Islamic Center.

“Kita akui fasilitas masih kurang. Ini perlu dukungan dari pemerintah dan KONI, karena kondisi lapangan juga memengaruhi psikologis atlet,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada atlet, Perpani juga menargetkan peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan sistem organisasi. “Pembinaan harus menyeluruh, mulai dari atlet, pelatih, hingga perangkat pertandingan. Itu yang akan kita benahi,” tegas Rozi.

Sekretaris KONI Tarakan, Rizkyanto mengapresiasi jalannya musyawarah kota yang berlangsung lancar dan demokratis. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa panahan Tarakan ke level yang lebih tinggi.

“Harapannya prestasi yang sudah ada bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” singkatnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #perpani #panahan #olahraga