Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Modus Baru, Sabu 785 Gram di Tarakan Disembunyikan dalam Karet

Eliazar Simon • Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:28 WIB

 

MODUS BARU : Pengungkapan penyeludupan sabu 785 gram di Pelabuhan Malundung polisi mendapati dugaan modus baru.
MODUS BARU : Pengungkapan penyeludupan sabu 785 gram di Pelabuhan Malundung polisi mendapati dugaan modus baru.

TARAKAN - Selain pengembangan jaringan, aparat juga menyoroti pola penyelundupan yang digunakan dalam kasus ini. Modus yang dipakai dinilai tidak biasa dan diduga merupakan upaya baru jaringan narkotika untuk mengelabui petugas.

Sabu seberat 785,71 gram ditemukan dalam koper tanpa pemilik di atas speedboat Kaltara Express rute Tawau–Tarakan, Jumat (13/3) sekitar pukul 18.00 WITA. Koper tersebut langsung menimbulkan kecurigaan petugas Bea Cukai karena tidak ada penumpang yang mengaku sebagai pemilik.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa sabu disembunyikan dengan teknik berlapis. “Di dalam koper ada pakaian. Di bagian paling bawah terdapat karet yang dijadikan alas. Di dalam karet itu terdapat sabu. Kemudian ada juga yang dibungkus dalam kemasan snack,” terang Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, AKP Tegar Wida Saputra.

Kecurigaan petugas awalnya muncul dari keberadaan karet di dalam koper yang dinilai tidak lazim. “Teman-teman Bea Cukai curiga, kenapa ada karet di dalam koper dan terlihat ada celah serta warna yang berbeda. Itu yang kemudian diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

Yang membuat kasus ini semakin unik, koper tersebut justru sengaja ditinggalkan oleh tersangka di dalam kapal. Ia mengaku panik dan memilih melepas koper karena takut saat mengetahui seluruh barang akan melalui pemeriksaan X-ray.

“Menurut pengakuannya, dia merasa tidak enak. Jadi dia inisiatif melepas koper tersebut,” ungkapnya.

Namun, tindakan tersebut justru memperkuat kecurigaan petugas hingga akhirnya koper diamankan dan diperiksa. Polisi menilai pola ini bukan sekadar penyamaran biasa, melainkan bagian dari strategi uji coba jaringan narkotika.

“Ini kami duga sebagai modus baru, seperti coba-coba. Apakah dengan cara ini bisa lolos dari X-ray atau tidak,” tegas AKP Tegar.

Sementara itu, hasil pemeriksaan awal baik di Bea Cukai maupun di Polres Tarakan memastikan bahwa barang tersebut mengandung methamphetamine. Meski demikian, untuk kepastian hukum dan kebutuhan pembuktian di pengadilan, sampel akan dikirim ke laboratorium forensik.

“Untuk memastikan secara ilmiah dan sebagai keterangan ahli, barang bukti akan kami bawa ke laboratorium forensik,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #narkoba #modus baru #sabu