TARAKAN – Nasib pilu dialami seorang pria yang selama ini dikenal sebagai tukang parkir di kawasan pertokoan dan Pasar Kampung Bugis. Pria yang akrab disapa Adi alias Aco itu ditemukan meninggal dunia di depan ruko di Jalan Slamet Riyadi RT 07, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Minggu (15/2) pagi.
Penemuan jasad pria tanpa identitas resmi tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Pasalnya, korban selama ini diketahui hidup sebatang kara dan kerap tidur di teras ruko tempat ia ditemukan tak bernyawa.
Kapolsek Tarakan Barat Ipda Niger Andian Bunga mengungkapkan, korban pertama kali diketahui dalam kondisi terbaring oleh seorang pembeli nasi kuning sekitar pukul 07.00 WITA.
“Saksi melihat korban seperti habis muntah dan tergeletak di depan ruko. Saat dicek, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujarnya.
Pemilik ruko yang mendapat laporan itu langsung menghubungi Ketua RT setempat. Selama ini, keberadaan korban tidak pernah dipermasalahkan warga karena dikenal tidak mengganggu.
Menurut keterangan Ketua RT 07 Karang Anyar, korban kerap bekerja sebagai tukang parkir di sekitar kawasan pertokoan. Ia juga sering terlihat makan dan beristirahat di teras ruko tersebut.
“Korban memang sering di situ. Warga mengenalnya, tapi tidak ada yang tahu keluarganya. Identitas resminya juga tidak ada,” tambah Niger.
Petugas dari Polsek Tarakan Barat bersama tim Inafis Polres Tarakan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. H. Jusuf SK untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil visum dokter spesialis forensik menunjukkan adanya lebam mayat di bagian punggung dan pinggang dengan perkiraan waktu kematian kurang dari delapan jam sebelum ditemukan. Kaku mayat juga belum terbentuk dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Kesimpulan sementara, korban meninggal dunia akibat malnutrisi dan penyakit menahun yang dideritanya. Namun, penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan tidak ada unsur lain,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT