Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Lapas Tarakan Intensifkan Razia, Blok Delta Disidak di Malam Hari

Eliazar Simon • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:54 WIB

 

DIPERIKSA : Petugas melakukan razia di kamar hunian WBP dengan sasaran blok delta.
DIPERIKSA : Petugas melakukan razia di kamar hunian WBP dengan sasaran blok delta.

TARAKAN – Upaya memperketat pengawasan dan menjaga ketertiban di lingkungan pemasyarakatan kembali menjadi perhatian serius Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan. Pada Rabu (9/12) malam, sekitar pukul 19.30 WITA, jajaran pengamanan melaksanakan razia menyeluruh di Blok Delta, khususnya Kamar Hunian 8.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk program kerja 100 hari yang menekankan pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan daring dari balik jeruji.

Kepala Lapas Tarakan, Jupri, menegaskan bahwa razia menjadi langkah strategis menjaga kualitas pembinaan sekaligus keamanan internal. “Razia ini bagian dari deteksi dini. Kewaspadaan tidak boleh kendor, apalagi di tengah program akselerasi yang sedang berjalan. Kami ingin memastikan seluruh area hunian tetap steril dari barang-barang terlarang,” ujarnya, Jumat (12/12).

Sebelum pelaksanaan, jajaran pengamanan mengikuti apel pengarahan yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka-KPLP) bersama Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban. Pada kesempatan itu, ditegaskan pentingnya ketegasan namun tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada warga binaan.

Usai apel, warga binaan di Blok Delta diminta keluar kamar hunian secara tertib dan berbaris untuk menjalani pemeriksaan badan. Tahapan ini dilakukan guna memastikan tidak ada barang mencurigakan yang dibawa keluar dari kamar. Setelah area benar-benar kosong, tim gabungan keamanan bergerak melakukan penggeledahan menyeluruh.

“Setiap sudut kamar diperiksa tanpa terkecuali. Mulai dari tempat tidur, bantal, lipatan selimut, lemari pakaian, hingga ruang penyimpanan barang pribadi. Pemeriksaan detail seperti ini menjadi standar razia malam untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sedini mungkin,” jelas Jupri.

Ia menegaskan, penggeledahan rutin maupun insidentil merupakan bukti komitmen Lapas Tarakan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif dan mendukung jalannya pembinaan. “Tugas kami bukan hanya menjaga, tapi juga memastikan proses pembinaan bisa berjalan optimal. Keamanan adalah fondasi. Tanpa keamanan, pembinaan tidak dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Ke depan, intensitas razia akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal dan dukungan terhadap komitmen nasional dalam memerangi kejahatan yang memanfaatkan kelemahan di lingkungan pemasyarakatan. “Kami ingin memberikan pesan jelas bahwa Lapas Tarakan berkomitmen penuh untuk bersih dari narkoba dan segala praktik ilegal lainnya,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #sidak #lapas