TARAKAN - Menjalankan puasa selama sebulan penuh bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit dan bugar.
Banyak orang sering mengalami kelelahan, dehidrasi, atau bahkan gangguan pencernaan selama Ramadan karena pola makan dan gaya hidup yang kurang seimbang.
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Tarakan, m mengatakan, berbuka jangan makan berlebihan dan harus mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan mineral.
"Jangan terlalu banyak karbohidrat, saat berbuka awali dengan makanan kecil, seperti kurma, setelah sholat magrib atau tarawih baru makam berat," kata Irwan Yuwanda.
Lanjut dirinya menjelaskan, jika memilih makanan berbuka saat puasa seperti jajanan dan takjil. Selalu lihat kondisi fisiknya.
"Warna-warna yang terlalu ngenjreng, patut dicurigai, di khawatirkan menggunakan zat bahan berbahaya," ujarnya.
Hasil survei lapangan yang dilakukan Dinkes, sejauh ini belum ditemukan zat berbahaya ditempat penjualan takjil. "Tinggal kebersihan aja yang perlu diperhatikan, kadang takjil yang dijual di pinggir jalan, tidak ditutup," ungkapnya.
Selama Ramadan bukan berarti harus berhenti berolahraga. Ia menyarankan untuk berolahraga di sore hari. Olahraga yang ringan-ringan dan tidak memberatkan tubuh.
"Dikhawatirkan jika olaraga dipaksa berlebihan, dan teryata asupan energi kita kurang, akan sangat beresiko bagi kesehatan," tutupnya.(*nkh/)
Editor : Azwar Halim