TARAKAN - Menjelang Ramadan, meski sejumlah komoditas sembako dan sayur mayur mengalami fluktuasi harga, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan optimistis harga akan kembali stabil dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Kepala DKPP Tarakan, Eddy Suriansyah, saat dikonfirmasi.
Eddy menjelaskan, pihaknya baru saja menerima hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) mengenai arahan swasembada pangan.
Dalam arahan tersebut, pemerintah daerah diminta untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga pangan menjelang Ramadan. Untuk itu, DKPP Tarakan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah lonjakan harga.
“Dari hasil rakornas, pertama, provinsi, kabupaten, dan kota diminta untuk menjaga ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga. Kedua, pentingnya pemantauan pasokan dan harga pangan. Belakangan, ada kebijakan untuk swasembada pangan, di mana setiap daerah diminta memaksimalkan potensi pangannya. Seperti yang disarankan Presiden Prabowo, masyarakat juga diajak untuk menanam tanaman di pekarangan rumah sebagai bagian dari upaya swasembada,” ujarnya pada Minggu (23/2).
Lebih lanjut, Eddy mengungkapkan bahwa untuk menghindari kelangkaan pangan, seperti cabai rawit, cabai besar, bawang putih, bawang merah, sayur mayur, kentang, beras, dan telur, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan petani dan pengusaha lokal serta luar daerah.
Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan yang aman, yang pada gilirannya dapat mencegah lonjakan harga.
Terkait harga komoditas yang saat ini mengalami perubahan, Eddy menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ketidakstabilan iklim.
Namun, ia memastikan bahwa harga pangan akan kembali normal dalam waktu dekat, terutama menjelang akhir Februari, seiring dengan masuknya stok pangan dari luar daerah ke Tarakan.
“Bulog juga sudah memastikan ketersediaan beras, gula, dan minyak goreng aman. Menjelang Ramadan, kami sudah memahami kondisi yang biasa terjadi setiap tahun, apalagi saat menjelang Idul Fitri. Kami sudah memetakan komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan. Semoga cuaca stabil, sehingga hasil panen petani bisa optimal dan distribusi pangan lewat jalur laut lancar,” katanya.
Eddy juga mengingatkan para pedagang untuk menghindari praktik-praktik curang dalam perdagangan. Pemkot Tarakan, katanya, telah berkoordinasi dengan Polres Tarakan untuk melakukan pengawasan.
“Secara umum, persiapan jelang Ramadan Insya Allah akan berjalan baik. Kami berharap tidak ada oknum yang melakukan penimbunan atau cara-cara yang merugikan masyarakat demi keuntungan pribadi. Pemkot Tarakan juga berkoordinasi dengan Polres Tarakan untuk mencegah hal tersebut. Jika ada pedagang yang terbukti menimbun stok, tentu akan ada sanksi hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya. (zac/lim)
Editor : Azwar Halim