Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Berkolaborasi Bersihkan Pantai Amal Tarakan

Radar Tarakan • Rabu, 26 Juni 2024 | 10:18 WIB
PEDULI LINGKUNGAN: Dekan FPIK UBT Rukisah, S.Pi., M.P., Ph.D, Asisten Manager Operasi, PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra Siswadi
PEDULI LINGKUNGAN: Dekan FPIK UBT Rukisah, S.Pi., M.P., Ph.D, Asisten Manager Operasi, PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra Siswadi
MEMBERSIHKAN PANTAI AMAL: Antusias peserta saat mengumpulkan sampah di pantai amal lama.
MEMBERSIHKAN PANTAI AMAL: Antusias peserta saat mengumpulkan sampah di pantai amal lama.
BERKOLABORASI: Sebelum membersihkan sampah dipantai amal, para peserta melakukan foto bersama
BERKOLABORASI: Sebelum membersihkan sampah dipantai amal, para peserta melakukan foto bersama

TARAKAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, PT PLN Nusantara Power Unit Pelaksana (UP) Kaltimra menggelar coastal clean up di Pantai Amal, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Senin (24/6) lalu.

Pada kegiatan tersebut, PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan (UBT), Puskesmas Pantai Amal, dan Kelurahan Pantai Amal. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara, DLH Kota Tarakan, Yonmarhanlan XIII Tarakan, mahasiswa-mahasiswi UBT dan media Radar Tarakan.

Mewakili Manager PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra, Asisten Manager Operasi Siswadi mengatakan, ini merupakan salah satu program PLN dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 juni.

“Nama programnya coastal clean up. Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami. Kami juga ingin berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan yang ada di Tarakan. Kami berkolaborasi dengan akademisi, militer, pemerintah daerah, DLH provinsi dan kota, Kelurahan Pantai Amal dan Puskesmas Pantai Amal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, program ini juga sebagai bentuk kepedulian bagi setiap pegawai di lingkungan PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra, dalam rangka menjaga lingkungan hidup disekitar lingkungan kerja mereka. “Saya berharap, kedepanya kegiatan ini bisa berkelanjutan,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) menyerahkan bak sampah kepada masyarakat di pantai amal dan timbangan kepada FPIK UBT.

Dekan FPIK UBT, Rukisah, S.Pi., M.P., Ph.D mengatakan, untuk mengurus lingkungan hidup tidak bisa menyerahkan kepada hanya satu orang atau satu lembaga. Mengurus lingkungan hidup harus berkerjasama atau berkolaborasi.

“Karena lingkungan kebutuhan kita semua. Kalau lingkungan sehat, saya kira kita juga sehat semuanya. Apalagi ini sudah menjadi isu internasional,” terangnya.

Terkait kegiatan coastal clean up, Rukisah mengatakan, hampir setiap tahun dilaksanakan dikampus, baik kegiatan sifatnya inisiasi dari dosen sebagai pengabdian masyarakat maupun hibah dari pusat. “Kalau yang dari pusat adalah kegiatan dari pemerintah pusat untuk perguruan tinggi, memang syaratnya harus ada kemitraan dan tahun ini alhamdulilah kita dapat,” katanya.

Oleh karena itu, untuk penangan sampah perlu kesadaraan dari semua stakholder dan masyarakat, supaya masalah sampah bisa diatasi bersama.

Ditempat yang sama, Komandan Yonmarhanlan XIII Tarakan, Letkol Marinir Andreas Sony Tangi Timbang, M.Tr.Opsla memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas oleh PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra.

“Kegiatan ini sangat bagus dan positif bagi seluruh stakholder terkait seperti PLN, kelurahan dan khususnya mahasiswa UBT yang diperkenankan untuk mencintai laut dan pantai,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, akan memberikan semangat baru untuk memelihara kebersihan lingkungan. Ia pun berpesan buanglah sampah pada tempatnya. “Kegiatan ini juga dalam rangka bersatu padu dengan seluruh masyarakat khususnya anak muda agar selalu mencintai negerinya,” ungkapnya.

Menurutnya, jika sampah ini dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar organik untuk listirik tenaga sampah, kemudian bisa dimanfaatkan untuk membuat plampung rumput laut, bantalan real kereta api dan dermaga.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kaltara, Ir. H. Sujadi, S.T., M.T memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra atas kegiatan coastal clean up di Pantai Amal.

“Saya berharap semua stakholder yang hadir hari ini bisa menjadi motor penggerak untuk mengurangi sampah. Jangan sampai laut menjadi tempat pembuangan sampah,” imbuhnya.

Dikatakanya, sampah plastik botol di pantai amal bisa dimanfaatkan. Ia mencontohkan seperti di Nunukan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan membantu unit koperasi kelompok nelayan. “Kemudian perusahaan memberikan bantuan alat mencacah plastik menjadi bola pelampung untuk menanam rumput laut,” jelasnya.

Ia berharap, PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra dengan CSR-nya bisa membantu berupa alat pencacah sampai dengan produksi pelampung.

“Saya terima kasih kepada PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra dan semua peserta yang terlibat, semoga kegiatan ini memberikan manfaat,” ujarnya.

Puskesmas Pantai Amal turut hadir dalam kegiatan yang digagas oleh PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra. Sebelum melakukan bersih-bersih pantai, Puskesmas Pantai Amal melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti skrining penyakit tidak menular (PTM), skrining penyakit paru obstruksi kronis/ PPOK dan skrining merokok.

Kepala Puskesmas Pantai Amal, drg. Desianti mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai amal tentunya sangat bermanfaat untuk mengurangi sampah di pantai amal, mengingat di pinggir pantai amal sering kali ditemukan tumpukan plastik sisa makanan pengunjung pantai maupun sampah yang terbawa arus air laut dari tempat lain.

“Kegiatan ini tentunya juga dapat melindungi ekosistem yang ada dilaut dan dapat juga meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat,” katanya.

Untuk mengurangi sampah, ia menyarankan untuk menyiapkan banyak tempat sampah yang mudah terliat di tempat yang sering dikunjungi, menyediakan poster dan informasi terkait larangan buang sampah sembarangan. Mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk buang sampah sembarangan dilaut terutama untuk masyarakat yang tinggal di pesisir.

Ia berharap, kegiatan yang bermanfaat ini bisa diagendakan rutin dan berkolaborasi dengan lintas sektor, baik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah dilaut, maupun kegiatan membersihkan sampah yang memang sudah ada di pinggir pantai.

“Mudahan dengan kegiatan ini, sampah dipinggir pantai semakin berkurang, ekosistem terpelihara dan ekonomi masyarakat bisa meningkat,” harapnya.

Lurah Pantai Amal, Yudi Hariyanto, S.E menyambut baik program ini. Kegiatan bersih-bersih pantai ini sudah sering dilakukan oleh berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah, TNI-Polri maupun berbagai kelembagaan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan maupun habitat lainnya.

Terkait penanganan sampah ini, ia mengatakan perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri, untuk selalu memperhatikan kebersihan di sekitarnya. Jika membuang sampah, buanglah pada tempatnya di tong sampah yang sudah disediakan.

“Saya berharap semoga kegiatan seperti ini tetap berlanjut seperti biasanya. Siapapun yang berniat baik untuk melihat lingkungan bersih, berarti kita telah menjaga miliknya sang pencipta,” tuturnya.

Mewakili Media Radar Tarakan, Dobie Steven menyambut baik kegiatan bersih-bersih di pantai amal. Kegiatan ini perlu diagendakan rutin dengan melibatkan stakholder terkait, komunitas, dan masyarakat lainnya.

“Ini kegiatan postif, perlu dipublikasikan di media, agar kegiatan tersebut bisa diketahui oleh banyak orang. Dengan harapan, kedepan ada banyak komunitas dan stakholder terkait punya kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya. (adv/dob/jnr)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Pantai Amal