Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Berharap Sistem Pemilihan Terbuka di Pemilu 2024

Azwar Halim • Kamis, 20 April 2023 | 05:36 WIB
Photo
Photo
TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilu 2024 beberapa politikus sudah menyatakan siap maju dalam kontestasi politik 2024. Selain itu, tidak sedikit politikus menegaskan maju ke ranah lebih luas dengan alasan dapat membantu lebih banyak masyarakat. Salah satunya ialah ketua Fraksi Gerindra DPRD Tarakan, Muhammad Hanafia.

Saat dikonfirmasi, Hanafiah menceritakan jika perjalanan masuk ke dunia politik disebabkan oleh keresahan banyaknya persoalan masyarakat yang terjadi. Sehingga statusnya sebagai pengusaha hanya dapat membantu masyarakat dengan kondisi terbatas. Oleh sebab itu, ia memutuskan masuk ke dalam dunia politik dan maju sebagai calon legislatif (caleg) untuk membantu lebih banyak masyarakat dan memaksimalkan bantuan tersebut.

"Setiap politisi selalu memiliki impian untuk menjadi lebih baik untuk melakukan capaian tertinggi dalam hidupnya. Sebelum menjadi politisi saya merupakan seorang pengusaha yang tidak pernah merasa puas dengan prestasi seorang pengusaha. Jadi dulu orang sering mendatangi saya meminta bantuan perbaiksn jalan rusak atau perbaikan lainnya, saya tidak bisa memaksimalkan," ujarnya, Rabu (19/4).

Selama hamper satu periode menjadi wakil rakyat, dirinya sudah merasa cukup maksimal dalam memberikan atensi menyelesaikan berbagai persoloan sosial. Kendati demikian, dirinya merasa harus berbuat sesuatu lebih besar dan berdampak ke lebih banyak masyarakat. Sehingga saat ini ia mantap berniat maju sebagai caleg DPRD Kaltara untuk Pemilu 2024.

"Sehingga saya maju ke politik untuk bisa membantu lebih banyak masyarakat, alhamdulillah setelah saya terpilih akhirnya saya bisa lebih banyak membantu masyarakat. Sehingga, capaian itu membuat saya ingin membantu lebih banyak masyarakat khususnya di Kaltara. Oleh sebab itu maju ke provinsi menjadi pertimbangan saya untuk tahun 2024," terangnya.


Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :

“Konsekuensi dari tindakan melanggar prosedur dan terbukti itu memang belum mencapai standar, maka tidak boleh dibayar. Itu yang menjadi syarat utama. Ini tidak termasuk sanksi, namun itu sesuai dengan SPK (perjanjian/kontrak). Kekuatan kontruksi kan semu
“Konsekuensi dari tindakan melanggar prosedur dan terbukti itu memang belum mencapai standar, maka tidak boleh dibayar. Itu yang menjadi syarat utama. Ini tidak termasuk sanksi, namun itu sesuai dengan SPK (perjanjian/kontrak). Kekuatan kontruksi kan semu


Editor : Azwar Halim
#pemilu #politik