General Manager Pelindo Regional Tarakan, Rio Dwi Santoso mengatakan, kejadian tersebut terjadi setelah petugas tidak mengizinkan beberapa orang naik ke atas kapal, lantaran didapati tidak memiliki tiket. "Informasinya ada penumpang yang tidak memiliki tiket dan mengaku sudah membeli tiket melalui calo," ungkapnya.
Diakui Rio, calon penumpang tersebut dinilai sudah tidak mematuhi prosedur lantaran membeli tiket melalui calo. Kemudian saat akan naik ke atas kapal, tidak bisa menunjukkan tiketnya kepada petugas. Saat itu didapati ada 20 penumpang tujuan Tolitoli yang tidak memiliki tiket.
"Mereka mengakui sudah membeli tiket dari seseorang namun saat akan naik ke kapal tidak bisa menunjukkan tiket. Kita pun melakukan beberapa langkah-langkah terkait kejadian ini," ungkap Rio.
Pihaknya saat itu menyerahkan permasalahan adanya dugaan calo tersebut ke pihak kepolisian, untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Akhirnya 20 calon penumpang tersebut tidak dapat berangkat lantaran tidak memiliki tiket resmi. Puluhan penumpang itu pun harus menunggu jadwal keberangkatan kapal dengan tujuan yang sama. "Kita sudah kasih tempat bermalam di terminal. Jadi tinggal nunggu keberangkatan besok (hari ini)," ucapnya.
Terkait dengan kejadian tersebut, ia berharap masyarakat agar tak mempercayai orang yang menawarkan jasa penjualan tiket. Masyarakat pun diimbau untuk membeli tiket di travel resmi.
"Informasi soal tiket resmi juga telah kita beritahukan lewat sosial media kami. Apalagi semua penumpang ini juga jauh, bukan warga Tarakan. Ya agar masyarakat dapat bisa bijak lah dalam membeli tiket juga jangan menggunakan jasa calo," sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar saat dikonfirmasi mengungkapkan, dari kejadian tersebut pihaknya belum menerima laporan langsung dari pihak yang dirugikan atas kejadian tersebut. "Kejadian dorong-dorongan dan baku pukul itu ada petugas dengan calo-calo sepertinya," katanya.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim