Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mengenal Juara Fun Run 7,3 Bhayangkara di Tarakan

Azwar Halim • Rabu, 10 Juli 2019 | 09:40 WIB
mengenal-juara-fun-run-73-bhayangkara-di-tarakan
mengenal-juara-fun-run-73-bhayangkara-di-tarakan

Akrab dengan lomba kejuaraan tingkat daerah (kejurda), Serda Joy Sihombing (24) berhasil mencapai garis finish pertama dalam kegiatan Fun Run 7,3 Km Bhayangkara yang digelar Polres Tarakan dalam peringatan HUT ke-73 Bhayangkara. Serda Dwi Sartika (19) di kategori putri punya cerita lain. Ia memang hobi lari.


 


YEDIDAH PAKONDO


 


PAGI itu, ribuan peserta fun run menyemut di garis start di halaman Mapolres Tarakan, Jalan Yos Sudarso. Sebelum peluit start berbunyi, masing-masing mempersiapkan diri untuk pemanasan, sekadar menjaga agar otot tak kaku saat hendak berlari. Dari ribuan peserta itu, 100 orang yang finish lebih awal disematkan medali, 70 putra dan 30 putri.


Tibalah saatnya peluit dibunyikan. Para peserta melangkah meninggalkan garis start dengan berlari kecil. Rutenya dari Polres Tarakan mengarah ke Pelabuhan Malundung, berputar di Taman Oval Lingkas dan balik menuju Mapolres Tarakan.


Joy dan Dwi berlari meninggalkan satu per satu orang peserta. Dengan pandangan tegak ke depan, keduanya terus berlari. Hingga akhirnya, jarak 7,3 kilometer selesai.


Serda Joy, merupakan seorang pelari yang aktif di persatuan pelari. Sehari-harinya, Joy bertugas di Yonif Raider/613 Raja Alam. “Memang saya fokus di Kodam, tapi saya dinas di 613 Raja Alam. Setiap lomba pasti kami ikut,” bebernya.


Sebelumnya, Joy pernah mengikuti kejurda di Banten, dan selanjutnya akan mengikuti kejurda di Samarinda, Kalimantan Timur. Saat pertandingan fun run diselenggarakan, Joy dan seorang rekannya yang menduduki juara 2 kategori lomba lari pria memang sudah berdiskusi bersama untuk menentukan siapa yang akan duduk di posisi pertama.


“Kami tidak terlalu ngoyo dengan yang juara 2, karena kami satu tim juga. Dari start awal, Juara satu dan dua sudah kami atur. Soalnya habis ini ada kejuaraan lagi yang mau kami ikuti, tapi lumayan lelah,” katanya.


Usai mengikuti pertandingan, Joy merasakan puas karena berhasil meraih juara, sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan Joy bersama rekannya. Tak banyak selisih saat Joy dan rekannya menuju garis finish, pada menit ke 21 Joy dan rekannya hanya selisih 3 detik saja. Sedang jarak terjauh yang pernah Joy lalui dalam lomba ialah 21 km.


“Saya sampai di menit ke 21, tapi rutenya enggak sampai 7,3 km. Saya dan teman saya selisih 3 detik saja,” tuturnya.


Meski telah sampai di garis finish, Joy terlihat tidak sesak napas. Joy mengatakan bahwa setiap hari dirinya terus latihan, apalagi dirinya merupakan seorang atlet lari yang memang dituntut untuk terus berlatih. Melalui HUT Bhayangkara tahun ini, Joy mengucapkan selamat dan mengharapkan agar sinergitas TNI-Polri dapat terus terjaga, solid dan tetap bersatu.


Sementara Dwi, juara di kategori putri mengaku tak menyangka akan meraih juara satu. Namun, karena cintanya terhadap olahraga lari, membuat Dwi akhirnya menang.


Berawal dari rasa kesepian, lantaran tidak memiliki keluarga di Tarakan akhirnya, wanita yang bekerja di Rumkital Ilyas itu rutin mengisi waktu luangnya. Setiap sore, Dwi selalu menyisihkan waktunya untuk berlari. Berkat hobi itu, ia mampu menyelesaikan lintasan lari Fun Run 7,3 Bhayangkara, sebagai pelari pertama yang menyentuh garis finish. Ia pun menerima hadiah uang tunai Rp 5 juta.


Dwi merupakan putri kedua dari 3 bersaudara pasangan Muhammad Nasir dan Rahma. Karena berasal dari Pontianak, Dwi akhirnya harus meninggalkan sanak keluarganya dan menetap di Kota Tarakan seorang diri karena harus melaksanakan tugasnya sebagai asisten para medis (APM) di Rumkital Ilyas.


Soal lomba lari, Dwi mengaku tak pernah mengikuti ajang lomba lari selama hidupnya. Kegiatan fun run merupakan lomba pertama yang ia ikuti. Namun pengalamannya selama rutin berlari sore, membuat dirinya menang dan meraih juara pertama.


“Senang, enggak nyangka. Tapi sedikit lelah. Setiap sore saya lari, kalau pulang dinas awal ya sempatkan lari sore,” ucapnya.


Jarak 7,3 kilometer menurut Dwi cukup melelahkan. Hanya, dirinya bangga karena jarak antara dirinya dan juara II terbilang cukup jauh. Melalui HUT ke-73 Bhayangkara ini, Dwi berharap agar kegiatan fun run dapat terus dipertahankan untuk menambah semangat masyarakat, dan membuat persatuan TNI-Polri semakin erat. (***/lim)

Editor : Azwar Halim