Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jejak Pelaku Tak Kunjung Ditemukan

Azwar Halim • Rabu, 9 Mei 2018 | 09:50 WIB
jejak-pelaku-tak-kunjung-ditemukan
jejak-pelaku-tak-kunjung-ditemukan

SEPEKAN sudah misteri kematian bayi tanpa identitas yang dibuang dan ditemukan warga di sungai RT 6, Kelurahan Pantai Amal. Kasus yang ditangani aparat Polsek Tarakan Timur bersama Satreskrim Polres Tarakan pun hingga kini tak kunjung menemui titik terang.


Jasad bayi malang yang diduga berusia 8-9 bulan itu telah menjalani autopsi di tangan dokter forensik RSUD Tarakan bersama tim Inafis Satreskrim Polres Tarakan. Namun, bagaimana hasil autopsinya, Satreskrim pun masih menunggu hasil.


Agar kondisi tidak memburuk. Akhirnya, bayi malang tersebut pun dikebumikan di pemakaman yang berada di Kelurahan Kampung Satu/Skip. Saat dikonfirmasi ke salah satu penjaga kamar mayat yang enggan disebutkan namanya, bayi tersebut sudah dikuburkan pada Minggu (6/5) lalu.


Petugas tersebut juga mengatakan jika bayi tersebut tidak bisa bertahan lama. Sehingga, setelah menjalani autopsi kemudian dikuburkan.


Setelah mencari tahu. Salah satu petugas penggali kubur yang juga bertugas di pemakaman mengatakan, jika ia melihat jasad bayi dikebumikan dengan dihadiri dari pihak RSUD. “Hanya orang rumah sakit aja yang saya lihat saat penguburan bayi itu,” bebernya.


Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Taharman mengungkapkan jika hingga saat ini Satreskrim Polres Tarakan masih melakukan proses lidik.


“Masih dilakukan penyelidikan. Dan belum ada kabar terbaru. Paling seminggu baru keluar hasilnya,” kata Taharman.


 


Kamis (3/5) lalu, warga RT 6 dan RT 7, Pantai Amal, Tarakan Timur dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di tepi sungai pemisah kedua RT. Bayi itu ditemukan mengapung dengan leher terlilit tali rafia.


Saksi mata Ilham (9) menceritakan, awalnya ia dan kedua temannya bermaksud membeli mainan. Saat sedang berjalan melewati sungai, mereka melihat benda seperti boneka berwarna putih yang sudah terendam lama di air. Penasaran, akhirnya mereka turun ke sungai. Ilham pun memegang kaki yang dikiranya boneka itu. Bermaksud ingin bermain, Ilham menekan-nekan kaki dari benda tersebut.


Merasa ada yang aneh, ia pun sadar ternyata itu merupakan jasad bayi. Seketika itu, mereka langsung bergegas naik, lalu menuju rumah seoarang warga yang tak jauh dari sungai ditemukannya jasad bayi itu. Ketua RT 6 Kelurahan Pantai Amal Abdul Gafar mengatakan, kondisi mayat bayi masih utuh. Kondisi bayi pun tidak berbau dan tak ada serangga di sekitar jasadnya. Sehingga, diduga bayi ini belum lama dibuang oknum tak bertanggung jawab. (eru/lim)

Editor : Azwar Halim