Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rem Mendadak, Tiga Mobil Saling Tabrak

Azwar Halim • Rabu, 3 Januari 2018 | 23:08 WIB
rem-mendadak-tiga-mobil-saling-tabrak
rem-mendadak-tiga-mobil-saling-tabrak

TARAKAN – Tabrakan terjadi di kawasan bundaran Gita Jalatama kemarin (2/1) yang sempat menyebabkan kemacetan. Diketahui pengendara mobil minibus berwarna hitam menginjak pedal rem secara mendadak. Sehingga mengakibatkan satu mobil rusak parah karena tidak sempat menginjak rem.


Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di area tersebut mengalami kemacetan sebab mobil putih yang diketahui milik Agus Slamet, tidak bisa dinyalakan usai mengalami tabrakan tersebut. Untuk mengurai kemacetan , mobil Agus akhirnya didorong oleh warga dan aparat kepolisian yang ada di lokasi kejadian.


Diceritakan salah seorang saksi mata Hadi Irianto, kecelakaan kemarin terjadi akibat mobil minibus Avanza berwarna hitam,  berpelat merah dengan nomor KT 1772 FE, dikendarai oleh Syamsudin Ali yang diketahui bekerja sebagai ASN tiba-tiba mengerem mendadak. Lalu akibat rem mendadak tersebut, mobil Izuzu Panther yang tepat berada di belakang Avanza dengan nomor KT 2298 FB yang dikendarai Iin, juga langsung mengerem secara mendadak.


“Setelah mobil hitam yang di depan mengerem mendadak,  mobil yang di belakangnya juga mengerem mendadak. Dan ternyata di belakangnya lagi ada mobil putih yang tidak sempat menginjak rem. Sehingga terjadi tabrakan, tapi yang parah mobil warna putih,” beber Hadi.


Sementara itu, pemilik mobil putih, Agus Slamet menuturkan awalnya dia melewati wilayah bundaran Gita Jalatama itu, dengan kecepatan sedang. Namun dia tak menyangka mobil yang berada tepat di depannya mengerem mendadak. Karena kejadian itu berlangsung cepat, Agus tak sempat menginjakkan pedal rem. Sehingga menabrak bemper mobil di depannya yakni mobil milik Iin.


“Kejadiannya begitu cepat. Karena awalnya kondisi jalanan normal seperti biasa,” tutur Agus.


Saat ditanyakan terkait mobil miliknya yang tidak memiliki pelat nomor. Agus menuturkan pelat mobilnya memang sengaja dilepas karena akan dikirim ke Balikpapan.


“Saya sengaja tidak pasang nomor pelat kendaraannya, karena mau dijual. Tapi karena mengalami kecelakaan terpaksa saya tunda untuk menjualnya, karena harus diperbaiki lagi,” bebernya.


Di tempat yang sama Iin, pengendara mobil Izuzu Panther mengatakan,  kecelakaan yang terjadi itu dikarenakan, mobil yang ada di depannya mengerem mendadak, sehingga dia pun tidak sempat menghindari terjadinya tabrakan.


“Posisi saya itu sekitar  2 meter dengan mobil di depan, tapi tiba-tiba mobil di depan itu rem mendadak. Saya langsung injak rem agar tidak terjadi tabrakan. Tetapi malah mobil saya yang ditabrak mobil lain. Otomatis mobil saya terdorong sehingga menabrak mobil di depan yang awalnya mengerem mendadak,” cerita Iin.


Saat ditemui,  pengendara mobil Avanza, Syamsuddin Ali yang dianggap sebagai penyebab tabrakan menampik, bahwa dirinya semua berawal dari dia. Syamsuddin tidak merasa mengerem secara mendadak. “Saya kendarai mobil pelan-pelan saja, karena memang pada saat itu kondisi jalan sedang ramai,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Penerimaan Laporan dan Penjagaan Satlantas Polres Tarakan, Brigpol Rizky mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi ketiga pemilik kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan kali ini. “Sudah diselesaikan secara kekeluargaan, untuk kerusakannya kendaraan ditanggung oleh pemilik masing-masing,” singkatnya. (jnr/nri)


k


 

Editor : Azwar Halim