Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jalan Poros Trans Kaltara Sekatak Putus, Roda Dua Berisiko

Sopian Hadi • Kamis, 26 Februari 2026 | 17:03 WIB

 

PUTUS TOTAL: Kendaraan harus melintas alternatif jalan desa selama jalan belum diperbaiki.  ‎    ‎  ‎
PUTUS TOTAL: Kendaraan harus melintas alternatif jalan desa selama jalan belum diperbaiki. ‎ ‎ ‎
TIDENG PALE - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekatak sejak Rabu malam hingga Kamis subuh berdampak serius pada infrastruktur jalan.

‎Jalan poros Trans Kaltara di Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak tepatnya di depan minimarket Indomaret, dilaporkan putus diduga akibat gorong-gorong jalan tak mampu menahan tekanan air banjir yang cukup deras dari sungai kecil.

‎Hujan mulai turun sekitar pukul 22.00 Wita dan berlangsung tanpa henti hingga subuh. Tingginya curah hujan membuat sungai kecil di sekitar lokasi meluap dan menghantam gorong-gorong yang berada di bawah badan jalan.

‎Tekanan air yang besar menyebabkan gorong-gorong rusak, sehingga struktur jalan amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan.

‎Denny, salah seorang warga Sekatak, menyebutkan bahwa kerusakan terjadi karena aliran sungai menyempit di bagian gorong-gorong. Kondisi tersebut membuat air tidak tertampung dan meluap ke badan jalan.

‎“Air sungai kecil itu banjir. Gorong-gorongnya sempit, jadi tekanannya besar dan akhirnya rusak. Jalan langsung putus. Saya belum lihat langsung, infonya begitu.Nanti kalau sudah terang saya pastikan,” ungkap Denny.

‎Menurut Denny, akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur utama Trans Kaltara lumpuh total untuk kendaraan roda empat. Para pengguna jalan terpaksa memutar arah dan menggunakan jalur alternatif melalui jalan desa. "Kendaraan roda dua masih dapat melintas, tapi berisiko," ujarnya.

‎Warga juga mengungkapkan bahwa terdapat dua titik gorong-gorong yang terdampak banjir dan dikabarkan juga rusak. Jalan rusak ini merupakan penghubunb antar kabupaten Bulungan-Tana Tidung-Malinau,termasuk Nunukan.

‎Hingga Kamis pagi, masyarakat setempat masih memantau kondisi di lapangan sambil menunggu penanganan dari pihak terkait agar akses jalan utama kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu. (ana/lim)

Editor : Azward Halim