
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mendorong percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk kecamatan terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md., berharap pemerataan program prioritas nasional tersebut tidak hanya terfokus di kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh anak-anak sekolah yang berada jauh dari pusat pemerintahan dan memiliki keterbatasan akses.
Hal itu disampaikan dalam audiensi bersama Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kelas I Kalimantan Utara (Kaltara) Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Harjito B, S.STP., M.Si., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan di Ruang Rapat BKAD, Rabu (4/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut terungkap, hingga saat ini pelaksanaan program MBG di Bulungan baru menjangkau lima kecamatan, yakni Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, dan Tanjung Palas Utara.
Sementara lima kecamatan lainnya masih dalam tahap persiapan. Sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dalam proses pembangunan dan menunggu kesiapan untuk mulai beroperasi.
Harjito menjelaskan, audiensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi setelah terbentuknya Kantor Wilayah BGN Kaltara sekitar dua pekan lalu.
Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, diharapkan pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih optimal, termasuk dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Saat ini, sebaran SPPG di Bulungan terdiri atas delapan unit di Kecamatan Tanjung Selor, dua unit di Tanjung Palas, satu unit di Tanjung Palas Barat, dua unit di Tanjung Palas Timur, serta satu unit di Tanjung Palas Utara.
Dengan demikian, total terdapat 14 SPPG yang telah tersedia.



