alexametrics
25.7 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Kontingen Kaltara Dipastikan Negatif Covid-19

PAPUA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara memastikan semua kontingen PON XX Papua dari Kaltara akan kembali ke daerah masing-masing tidak dalam keadaan terkonfirmasi Covid-19. Diketahui, berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19, terdapat 9 provinsi yang kontingennya terpapar Covid-19. Salah satunya yaitu Kaltara.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum KONI Kaltara, Arfiadi Meidiansyah mengatakan, meski ada kontingen Kaltara yang dinyatakan positif Covid-19 namun untuk kontingen yang pulang sudah dilakukan screening dan dipastikan sudah menjalani tes swab PCR.

“Terdapat satu orang positif, namun setelah kita lakukan second opinion (Tes PCR lanjutan) di RS Bhayangkara, hasilnya ternyata negatif,” katanya.

Arfi menambahkan, sekarang jika memang ada kontingen atau atlet yang positif maka tidak akan ikut dipulangkan ke Kaltara. Apalagi syarat utama melakukan perjalanan udara ke Kaltara harus memiliki surat keterangan swab PCR dengan hasil negatif.

Baca Juga :  Strategi Bela Negara untuk Menyiapkan Generasi Berkualitas di Era Society 5.0

“Semua kontingen maupun atlet sudah discreening, ada yang positif kita tidak berangkatkan, bahkan saat kepulangan juga dilakukan hal yang sama di rumah sakit Papua untuk kepulangan,” pungkasnya.

Sementara itu, koordinator tim medis Kontingen Kaltara PON XX Papua, dr. Sindrang membenarkan adanya kasus terkonfirmasinya salah satu kontingen. Diketahui hasil PCR tersebut keluar pada tanggal 30 September lalu.

“Mengingat PON ini merupakan perhelatan akbar dan agar tidak mengendurkan asa atlet maupun kontingen, kita cari tes lanjutan di RSU Bhayangkara dan hasilnya negatif. Kemudian saat pulang juga, PCR hasilnya negatif dan berarti yang bersangkutan sudah laik melakukan perjalanan udara sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid 19, mengeluarkan edaran yang berbunyi seluruh kontingen beserta atlet yang berlaga di PON XX Papua wajib mengikuti serangkaian screening, tak terkecuali di Kalimantan Utara. Dimana saat tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan, tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan akan melakukan screening dengan mewajibkan tes PCR ulang kepada kontigen Kaltara serta menjalani Isoman (Isolasi Mandiri) selama 5 hari dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (sesuai surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19).

Baca Juga :  LKPD APBD 2020 Diterima DPRD

KONI Kalimantan Utara sendiri juga kooperatif dengan segera memberikan data mengenai tanggal kepulangan sesuai jadwal pesawat para kontingen saat tiba di Tarakan kepada pihak KKP Tarakan. (adv/zar/fly)

 

 

PAPUA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara memastikan semua kontingen PON XX Papua dari Kaltara akan kembali ke daerah masing-masing tidak dalam keadaan terkonfirmasi Covid-19. Diketahui, berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19, terdapat 9 provinsi yang kontingennya terpapar Covid-19. Salah satunya yaitu Kaltara.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum KONI Kaltara, Arfiadi Meidiansyah mengatakan, meski ada kontingen Kaltara yang dinyatakan positif Covid-19 namun untuk kontingen yang pulang sudah dilakukan screening dan dipastikan sudah menjalani tes swab PCR.

“Terdapat satu orang positif, namun setelah kita lakukan second opinion (Tes PCR lanjutan) di RS Bhayangkara, hasilnya ternyata negatif,” katanya.

Arfi menambahkan, sekarang jika memang ada kontingen atau atlet yang positif maka tidak akan ikut dipulangkan ke Kaltara. Apalagi syarat utama melakukan perjalanan udara ke Kaltara harus memiliki surat keterangan swab PCR dengan hasil negatif.

Baca Juga :  Dibuat dan Digunakan untuk Membangun Opini

“Semua kontingen maupun atlet sudah discreening, ada yang positif kita tidak berangkatkan, bahkan saat kepulangan juga dilakukan hal yang sama di rumah sakit Papua untuk kepulangan,” pungkasnya.

Sementara itu, koordinator tim medis Kontingen Kaltara PON XX Papua, dr. Sindrang membenarkan adanya kasus terkonfirmasinya salah satu kontingen. Diketahui hasil PCR tersebut keluar pada tanggal 30 September lalu.

“Mengingat PON ini merupakan perhelatan akbar dan agar tidak mengendurkan asa atlet maupun kontingen, kita cari tes lanjutan di RSU Bhayangkara dan hasilnya negatif. Kemudian saat pulang juga, PCR hasilnya negatif dan berarti yang bersangkutan sudah laik melakukan perjalanan udara sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid 19, mengeluarkan edaran yang berbunyi seluruh kontingen beserta atlet yang berlaga di PON XX Papua wajib mengikuti serangkaian screening, tak terkecuali di Kalimantan Utara. Dimana saat tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan, tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan akan melakukan screening dengan mewajibkan tes PCR ulang kepada kontigen Kaltara serta menjalani Isoman (Isolasi Mandiri) selama 5 hari dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (sesuai surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19).

Baca Juga :  Lagi, Pemkab Bulungan Raih Opini WTP

KONI Kalimantan Utara sendiri juga kooperatif dengan segera memberikan data mengenai tanggal kepulangan sesuai jadwal pesawat para kontingen saat tiba di Tarakan kepada pihak KKP Tarakan. (adv/zar/fly)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/