NUNUKAN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kewilayahan di Krayan telah rampung dilakukan Pemrintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Karena itu, Anggota DPRD Nunukan, Gat Khaleb berpesan agar pembangunan infrastruktur dasar di Krayan harus mendapat prioritas dalam perencanaan daerah.
Menurutnya, musrenbang kewilayahan bukan hanya agenda rutin tahunan. Namun merupakan ruang partisipatif warga menyampaikan aspirasi, usulan, dan kebutuhan di tiap kecamatan. Kemudian, melalui musrenbang untuk memastikan arah pembangunan Kabupaten Nunukan disusun dari tingkat bawah.
"Sehingga program yang ditetapkan selaras dengan kondisi dan kebutuhan riil masyarakat setempat," ucap Anggota Dewan Dapil IV Kecamatan Krayan ini.
Ia mengakui, bahwa warga menyampaikan kondisi jalan penghubung antar desa sulit dilalui kendaraan ketika musim hujan. Hal ini menghambat distribusi hasil pertanian. Sehingga warga harus menempuh waktu lebih lama menuju pusat kecamatan.
“Kita tidak bisa menunda perbaikan jalan dan jembatan. Infrastruktur dasar harus lebih dulu dibenahi, karena akses jalan yang baik, mendorong aktivitas ekonomi dan mempercepat pelayanan publik. Jadi pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang," tegasnya.
Baginya, akses transportasi menjadi urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat Krayan. Tanpa jalan yang layak, pelayanan kesehatan, pendidikan dan distribusi logistik tidak berjalan maksimal.
Untuk itu, pembangunan wilayah Krayan perlu disusun secara matang dengan perencanaan terukur dan terarah. Dan pemerintah daerah harus mempertimbangkan kondisi geografis, keterbatasan akses transportasi, serta konektivitas antar desa yang belum merata.
Karena itu, prioritas pembahasan terkait perbaikan akses jalan dan jembatan, peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, ketahanan pangan, pengembangan kawasan perbatasan, serta pembenahan layanan publik.
“Kita berharap hasil musrenbang ini menjadi rujukan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Nunukan tahun 2027 dan diselaraskan dengan program pemerintah provinsi serta pemerintah pusat,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT