NUNUKAN - Atlet biliar asal Kabupaten Nunukan kembali menunjukkan prestasinya di kancah provinsi. Dalam ajang Exhibition 9 Ball Kategori Pemula HC 3A & 3B Se-Kalimantan Utara, yang digelar di Rumah Billiard MR 1 One, pertandingan berlangsung dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Ketua POBSI Nunukan, Aswar, menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti sebanyak 128 peserta dari seluruh Kalimantan Utara. Dari Nunukan, hanya ada dua atlet yang dikirim, salah satunya Randy, yang sukses meraih posisi runner-up.
Meski mampu bersaing, Aswar menegaskan bahwa keikutsertaan atlet Nunukan masih banyak bergantung pada upaya pribadi dan dukungan sponsor kecil yang diupayakan oleh POBSI.
Hingga saat ini, menurutnya, belum ada dukungan nyata dari KONI maupun pemerintah daerah, terutama dari sisi anggaran.
“Kami di POBSI mendukung penuh atlet yang berjuang membawa nama Nunukan. Tapi harus jujur, sampai saat ini belum ada anggaran dari KONI Nunukan. Kami terpaksa mencari sponsor dan sisanya atlet sendiri yang harus menanggung biaya mandiri,” jelas Aswar kepada wartawan, ketika diwawancarai, Minggu (18/8).
Aswar menambahkan, meskipun keterbatasan itu menjadi kendala, semangat para atlet tidak surut. Mereka tetap mengikuti setiap turnamen yang digelar di tingkat provinsi sebagai bentuk komitmen menjaga eksistensi olahraga biliar Nunukan.
Prestasi Randy sebagai runner-up pun, membuktikan bahwa atlet Nunukan punya potensi besar jika mendapatkan dukungan serius.
“Kami berharap pemerintah dan KONI Nunukan benar-benar memberi perhatian. Jangan sampai prestasi yang sudah ada ini terabaikan hanya karena soal anggaran. Atlet kami selalu membawa nama Nunukan, tapi berangkat dengan jalur mandiri,” tegasnya.
Atas torehan prestasi ini, POBSI Nunukan meminta agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk memberi dukungan penuh, sehingga atlet-atlet potensial dari perbatasan bisa terus berkembang dan tidak berhenti hanya karena keterbatasan biaya. (raw)
Editor : Azwar Halim