Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga Menunggu Progres Air Terjun Binusan

Azwar Halim • Senin, 17 September 2018 | 09:29 WIB
warga-menunggu-progres-air-terjun-binusan
warga-menunggu-progres-air-terjun-binusan

NUNUKAN – Menjadi satu-satunya wisata air terjun di daerah Nunukan, Wisata Binusan kerap digadang-gadangnya masyarakat kembali lokasi wisata favorit. Pengerjaannya yang masih dalam proses membuat warga berharap cepat selesai.


Memang proyek tersebut banyak mengalami kendala Namun pemerintah tentunya berusaha menuntaskan pengembangan binusan. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nunukan Syafaruddin mengatakan, hingga kini proses pengembangan air terjun binusan masih dalam proses. Pihaknya memang menargetkan tuntas tahun ini, apalagi wisata binusan yang diprioritaskan rampung tahun ini.


“Ya, masih pengembangan pembangunannya. Sedang harap penataan, ada beberapa yang tinggal proses finishing. Semoga saja bisa tercapai targetnya rampung tahun ini,” ungkap Syafar kepada pewarta harian ini, kemarin.


Pengembangan wisata di binusan sendiri mendapat bantuan langsung dari pusat. Pusat menganggarkan bantuan sebesar Rp 2,8 miliar untuk Binusan. Pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2017 dengan beberapa bangunan yang sudah jadi seperi panggung hiburan, toilet, dan perluasan lahan dan beberapa lainnya.


Hanya saja, pengembangan pariwisata masih menuai kendala dimana lahan yang hendak dikelola belum dihibahkan atau masih milik warga.  Meski begitu, pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.


Terpisah, Nur salah seorang warga Jalan Sei Bilal, mengaku binusan menjadi lokasi wisata terdekat dari rumahnya. Kadang kala ia bersama keluarga menghabiskan waktu libur di binusan sekedar jalan-jalan bahwan bermain dengan anak-anaknya.


Tak ada pungutan biaya masuk membuat ia semakin sering datang. Sayang akses jalan ke lokasi masih terbilang tidak memungkinkan. Ia pun berharap pemerintah juga melihat dan memperbaiki jalan akses masuk ke binusan.


“Itu saja, jalannya mungkin yang diperbaiki lagi, karena kalau malam hari hujan, pagi pasti jalananya becek. Itu membuat kami terkadang malas ke sini (Binusan, Red),” tutur Nur. (raw/nri)


 

Editor : Azwar Halim