Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Pengembangan UMKM, Ini Hal yang yang Dilakukan Pemkab Nunukan 

A
Penulis: Asrullah RT❯
SINKRONISASI : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Nunukan, H. Muhammad Amin saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan se-Kabupaten Nunukan.
SINKRONISASI : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Nunukan, H. Muhammad Amin saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan se-Kabupaten Nunukan.

Advertisement

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Itu dibuktikan melalui sinkronisasi data, kemudahan perizinan, serta peningkatan peran pemerintah kecamatan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Nunukan, H. Muhammad Amin saat 
Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan se-Kabupaten Nunukan menekankan yang menjadi fokus dalam rakor yakni sinkronisasi basis data UMKM tingkat kecamatan dan penguatan peran pemerintah kecamatan dalam memfasilitasi kemudahan perizinan usaha mikro.

Ia mengungkapkan pesan Bupati Nunukan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian penting dari upaya pemerintah membantu masyarakat memperkuat ekonomi keluarga. Karena itu, pendataan dan pelayanan harus dilakukan secara tepat agar kebutuhan pelaku usaha dapat diketahui dan ditindaklanjuti. 

Advertisement

"Ketika kita berbicara tentang pengembangan UMKM, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang peran pemerintah dalam membantu masyarakat memperkuat ekonomi keluarganya," ," ucap H. Muhammad Amin, Kamis (29/10). 

Ia meminta pemerintah kecamatan memastikan seluruh pelaku UMKM terdata, termasuk usaha yang belum tercatat serta aktif menjangkau masyarakat untuk memberikan informasi dan pendampingan.
Lanjutnya, bupati juga menekankan bahwa kemudahan perizinan harus disertai penjelasan prosedur dan bantuan kepada masyarakat.

“Memberikan kemudahan bukan berarti mengabaikan aturan. Kemudahan berarti prosedurnya dijelaskan dengan baik, informasinya mudah diperoleh, dan masyarakat mendapatkan pendampingan sesuai kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Advertisement

Menurutnya, pemerintah kecamatan memiliki peran strategis sebagai penghubung masyarakat dengan perangkat daerah. Ia berharap rakor menghasilkan langkah konkret dalam pembaruan data, koordinasi, dan peningkatan pelayanan.

“Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan seluruh persoalan pelaku UMKM sekaligus. Namun, kita bisa memulainya dengan data yang benar, komunikasi yang baik, pelayanan yang mudah, dan pendampingan yang berkelanjutan,” tutupnya. (akz/jnr)

Advertisement
Editor : Januriansyah RT

Artikel Terkait

Dulu Jualan Jeruk Pakai Motor, Kini Antoni Bisa Kirim 3 Truk Sehari Berkat BRI

Dulu Jualan Jeruk Pakai Motor, Kini Antoni Bisa Kirim 3 Truk Sehari Berkat BRI

Antoni sukses kembangkan usaha jeruk Semboro hingga kirim tiga truk per hari berkat dukungan KUR BRI.

Verifikasi dan Perbarui Data UMKM Nunukan Dilakukan untuk Pembinaan Lebih Tepat Sasaran

Verifikasi dan Perbarui Data UMKM Nunukan Dilakukan untuk Pembinaan Lebih Tepat Sasaran

Sinkronisasi data dan penguatan peran kecamatan dalam fasilitasi perizinan usaha mikro dilaksanakan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan P

BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur

BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur

BRI salurkan KUR Rp144,59 triliun kepada 2,76 juta debitur sepanjang Januari–Agustus 2026, dengan 68,38% menyasar sektor produksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer