Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lewat Program SMK GO, 20 Pemuda Nunukan Berangkat ke Malaysia

A
Penulis: Asrullah RT❯
GO GLOBAL : Sebanyak 20 pemuda Nunukan diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja usai memperoleh keterampilan.
GO GLOBAL : Sebanyak 20 pemuda Nunukan diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja usai memperoleh keterampilan. 

Advertisement

NUNUKAN - Program SMK Go Global yang dicanangkan Pemerintah Pusat membawa puluhan pemuda asal Nunukan berkarir di luar negeri. Program kolaborasi antara Kementerian P2MI dan Kemenko PM ini memberikan peluang kepada 20 pemuda Nunukan untuk bekerja di Malaysia. 

Sebanyak 20 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) lulusan program SMK GO ke Malaysia diberangkatkan melalui Pelabuhan Tunong Taka, Nunukan, Kamis (17/9). 

Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Muhammad Amin saat memberangkatkan rombongan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas atas pelungan yang diperoleh para pemuda-pemudi daerah untik memulai langkah baru meniti karier di negeri jiran.

Advertisement

​"Hari ini adalah awal dari perjalanan baru bagi anak-anak kita. Sebanyak 20 calon PMI yang mengikuti program SMK GO ke Malaysia. Keberangkatan ini bukan hanya membawa keterampilan dan keahlian, tetapi juga membawa harapan besar keluarga untuk meraih kehidupan yang lebih baik," ucap H. Muhammad Amin.

Dihadapan para pejuang devisa, ia menegaskan pentingnya menjaga etos kerja, disiplin dan tanggung jawab selama berada di tempat kerja. Kemudian, ia juga berpesan agar para PMI senantiasa taat pada hukum dan norma budaya yang berlaku di negara tujuan.

"Serta menjauhi ajakan atau godaan jalur kerja non-prosedural. Kalian bekerja melalui jalur yang legal dan prosedural. Insya Allah, dengan proses yang benar, kalian akan mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang lebih baik. Jangan mudah tergiur jalan pintas untuk menjadi pekerja migran ilegal yang penuh risiko besar," pesannya.

Advertisement

​Kemudian, ia meminta agar para PMI mampu mengelola keuangan hasil kerja, seperti menabung untuk modal masa depan. Dan senantiasa menjaga komunikasi dengan keluarga di tanah air.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Kaltara serta LPK Roby Perbatasan yang telah memfasilitasi dan melatih keterampilan para calon PMI tersebut hingga siap ditempatkan di Malaysia.

​"Berangkatlah dengan niat yang baik untuk mencari rezeki yang halal. Jadilah pekerja migran yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga membawa nama baik bangsa, daerah dan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan dalam bekerja," tutupnya. (akz/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

Dominasi Asal Sulawesi Selatan, Ini Penyebab 107 WNI Dideportasi dari Malaysia

Dominasi Asal Sulawesi Selatan, Ini Penyebab 107 WNI Dideportasi dari Malaysia

Sebanyak 107 WNI kembali ke Indonesia setelah menjalani proses pemulangan dari Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Tawau, Malaysia. Ratusan PMI ini

Ratusan PMI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, Seorang Deportan Tunggu Persalinan

Ratusan PMI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, Seorang Deportan Tunggu Persalinan

Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke tanah air kembali dilakukan pemerintah Malaysia. Tercatat sebanyak 107 WNI yang merupakan Pekerja

Lewat Jumat Keliling, Kapolres Nunukan Bangun Kebersamaan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Lewat Jumat Keliling, Kapolres Nunukan Bangun Kebersamaan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni turun langsung menyapa masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid At-Taqwa, Jalan Selisun, Keluraha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer